Transplantasi Organ Ber-HIV, Paramedis Taiwan Terancam Penjara

Transplantasi Organ Ber-HIV, Paramedis Taiwan Terancam Penjara
Transplantasi Organ Ber-HIV, Paramedis Taiwan Terancam Penjara
Hingga kemarin kelima pasien tersebut dirawat intensif di NTUH dan NCUH dengan pengobatan antivirus HIV. Namun, para pakar kesehatan, seperti dikutip Fox News, menyatakan, hampir pasti lima pasien itu terinfeksi.

Transplantasi yang menghebohkan negeri yang dulu bernama Formosa tersebut sebenarnya berlangsung 24 Agustus lalu. Tapi, tapi baru tiga hari kemudian NTUH mengakui kalau organ-organ baru yang "ditanam" ke tubuh kelima pasien itu terinfeksi HIV.

Kelima organ itu berasal dari seorang donor. Si pendonort adalah pria berusia 23 tahun yang koma pada 24 Agustus akibat terjatuh dari ketinggian di Hsinchu.

Transplantasi jantung, hati, paru-paru, dan dua ginjal dilakukan hari itu juga di Hsinchu. Kecuali jantung yang dilakukan di NCUH, transplantasi keempat organ lain berlangsung di NTUH, salah satu rumah sakit dengan perlengkapan dan sumber daya manusia terbaik di Taiwan.

HSINCHU - Musibah transplantasi organ terinfeksi virus HIV yang menghebohkan Taiwan sejak pekan lalu mulai menggelinding ke arah proses hukum. Minggu

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News