Tren Hunian Terintegrasi dengan Transportasi Massal Menanjak

Tren Hunian Terintegrasi dengan Transportasi Massal Menanjak
Permintaan masyarakat terhadap hunian terintegrasi dengan transportasi massal. Ilustasi Hunian TOD: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Permintaan masyarakat terhadap hunian terintegrasi dengan transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD) makin meningkat.

Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) Indra Syahruzza menyatakan kondisi itu ditandai dengan meningkatnya penjualan hunian dengan tipe tersebut pada pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2022 yang berlangsung pada 15-22 Mei lalu di Jakarta Convention Center.

ADCP pun mencatatkan kontrak marketing sales hunian TOD sebesar Rp 104 miliar.

"Ini menjadi angin segar bangkitnya sektor properti pasca pandemi bahkan kedepan sektor properti bisa menjadi penggerak pemulihan ekonomi nasional," ujar Indra di Jakarta, Senin (30/5).

Indra menyebut hunian berbasis TOD diharapkan menjadi jawaban bagi masyarakat yang memiliki mobilitas dan produktivitas tinggi.

Pasalnya, fasilitas transportasi massal yang dekat dengan hunian menjadikan penghuni bebas stress akibat macet, bebas biaya bensin, tol, dan biaya parkir.

"Hunian TOD juga terlihat dari terjualnya 163 unit," ucapnya.

Sebelumnya, perusahaan telah berhasil mencatatkan pertumbuhan marketing sales perseroan pada kuartal 1 2022 sebesar 192 persen YoY.

Permintaan masyarakat terhadap hunian terintegrasi dengan transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD) makin meningkat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News