JPNN.com

TTIC Kementan Sediakan Pangan Murah Berkualitas di Papua

Rabu, 20 November 2019 – 02:05 WIB TTIC Kementan Sediakan Pangan Murah Berkualitas di Papua - JPNN.com
Suasana saat launching TTIC di Ruko Klasis Port Numbay Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (19/11/2019). Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAYAPURA - Kehadiran Toko Tani Indonesia (TTI) saat ini sudah makin dikenal oleh masyarakat sebagai penyedia pangan murah berkualitas. Tidak terkecuali di Provinsi Papua.

Pada hari Selasa (19/11/2019) dilakukan launching TTIC di Ruko Klasis Port Numbay Jayapura, Provinsi paling timur Indonesia ini. TTIC Papua menjadi TTIC ke-32 di Indonesia untuk melayani masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya dalam memperoleh bahan pangan murah dan terjangkau.

Inti Pertiwi, Kepala Bidang Distribusi Pangan BKP Kementan yang hadir dalam launching tersebut menyampaikan bahwa TTIC harus terus menjaga ketersediaan komoditas pangan di TTIC terutama menjelang hari besar keagamaan seperti natal dan tahun baru.

“Di TTIC, harga semua komoditas pangan yg dijual berada di bawah harga pasar, sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau”, kata Inti.

Beberapa komoditas pangan yang dijual seperti telur harganya Rp. 58.000/rak (2 kg), jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar 68.000 - 70.000/rak. Bawang merah Rp. 40.000/kg, sedangkan harga pasar 65.000/kg. Cabai rawit merah dibanderol dengan harga 68.000/kg, sementara harga pasar 75.000-80.000/kg. Beras sebagai komoditas pangan yg dihasilkan oleh Gapoktan binaan Dinas Ketahanan Pangan sebagai pelaksana kegiatan PUPM TTI dijual
seharga 9.000/kg sedangkan di pasar 12.000 - 13.000/kg.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri yang dihubungi secara terpisah menyatakan, total omset yang diperoleh TTIC sejak tahun 2017 hingga saat ini mencapai 59,7 miliar rupiah. Ia juga menambahkan bahwa Kementan saat ini memberikan fasilitas ke daerah untuk mendukung kelancaran distribusi pangan berupa kendaraan dan cold storage.

“Tahun ini kita menyerahkan 17 unit mobil TTIC kepada 17 provinsi, dan 18 unit coldstorage untuk 8 provinsi," ujar Risfaheri.

Risfaheri juga mengharapkan bahwa adanya TTIC Papua dapat memperkuat upaya pemerintah untuk mengamankan pasokan dan harga pangan jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...