Tujuh Parpol Minta Pilpres dan Pileg Digelar Terpisah

Tujuh Parpol Minta Pilpres dan Pileg Digelar Terpisah
Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso usai pertemuan di Kemendagri, Rabu (29/1). Foto: Aristo Setiawan/jpnn

Menurut Priyo, ambang batas presiden yang tinggi berimbas ke kehidupan sosial. Sebab, ambang batas tinggi hanya menghadirkan dua kandidat presiden. Hal itulah yang memunculkan pembelahan di masyarakat.

"Jadi, yang kemarin berakibat dan semua tahu, terjadi pembelahan perpolitikan yang sampai sekarang cost sosialnya masih juga dibayar cukup mahal," ujarnya.

Sebagai informasi, tujuh petinggi partai yang hadir bertemu Mendagri yakni Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen Hanura Gede Pasek Suardika, Wasekjen PSI Satia Chandra Wiguna, Sekjen PBB Afriansyah Noor, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, dan Sekjen Garuda Abdullah Mansyuri. (mg10/jpnn)

Menurut Priyo Budi, pelaksanaan Pilpres dan Pileg secara bersamaan tidak banyak memberikan manfaat bagi perpolitikan nasional.


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News