Tulisan Pendek

Oleh: Dahlan Iskan

Tulisan Pendek
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Saya menerima "tagihan" dari Disway. Bertubi-tubi. Kemarin malam.

Awalnya tagihannya begini: "kok belum kirim tulisan". Sudah pukul 21.00.

Setelah tulisan saya kirim muncul lagi "tagihan" berikutnya: minta dikirim ulang.

Baca Juga:

"Tulisannya terpotong. Mohon dikirim ulang pakai email, agar lengkap," pintanya.

Saya tidak merasa ada yang terpotong. Saya diamkan tagihan itu. Toh yang menagih bukan para komentator.

"Yang kami terima hanya empat alinea. Mohon dikirim ulang," tagihnya lagi.

Baca Juga:

Oh, saya paham. Tulisan pendek di Disway kemarin dikira hanya terkirim sebagian.

Saya memang sengaja menulis sangat pendek. Tanpa memberi tahu kesengajaan itu.

Soal mengapa rupiah merosot, dan apa yang harus dilakukan, para ahli di pemerintahan sudah tahu. Tinggal soal fokus. Presiden jangan lagi pikir urusan...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News