Tumbang Lawan PSBS Biak, Semen Padang Keluhkan Kondisi Lapangan

Tumbang Lawan PSBS Biak, Semen Padang Keluhkan Kondisi Lapangan
Kondisi lapangan Stadion Cenderawasih, Biak, Selasa (5/3) saat pertandingan leg pertama final Liga 2 antara PSBS Biak melawan Semen Padang. Foto: Dok PSBS Biak

jpnn.com, BIAK - Semen Padang harus menelan pil pahit saat melakoni laga leg pertama final Liga 2 melawan PSBS Biak.

Bertandang ke Stadion Cenderawasih, Biak, Selasa (5/3), tim berjuluk Kabau Sirah itu menyerah dengan skor 0-3.

Pada laga ini jala gawang Mukhti Alhaq dibobol oleh Otavio Dutra di menit ke-25’, Alexsandro Fereira (45+1’), dan Alberto Goncalves (79’).

Pelatih Semen Padang, Delfiadri merasa anak asuhannya tidak bisa mengembangkan permainan karena terkendala genangan air di lapangan.

Hujan yang mengguyur Stadion Cenderawasih membuat lapangan menjadi licin dan banyak genangan.

Hal tersebut membuat permainan Rosad Setiawan dan kolega tidak maksimal sehingga gagal mencetak gol saat bertandang ke kota Karang Panas.

“Kami kesulitan bermain dengan kondisi lapangan ini. Sebelum hujan kami memberikan perlawanan. Kami akhirnya kalah karena lapangan licin bahkan tergenang air,” ungkap pelatih kelahiran 11 Februari 1967 itu.

Kekalahan di leg pertama tidak menyurutkan Semen Padang untuk bisa meraih gelar juara Liga 2.

Semen Padang harus menelan pil pahit saat melakoni laga leg pertama final Liga 2 melawan PSBS Biak, Selasa (5/3)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News