TunaiKita Jadi Alternatif Permodalan 30 UMKM Di Ternate

TunaiKita Jadi Alternatif Permodalan 30 UMKM Di Ternate
Ilustrasi revolution digital. Foto: bizi

jpnn.com, TERNATE - Perusahaan Financial Technology Lending Tunaikita meluaskan pasar ke Ternate, Provinsi Maluku Utara. TunaiKita hadir sebagai alternatif permodalan bagi 30 ribu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang memperkerjakan 36 ribu orang.

VP Corporate Affairs TunaiKita, Anggie Ariningsih mengatakan Fintech menjadi jembatan bagi segmen masyarakat yang tidak memiliki akses ke Lembaga keuangan konvensional. Jutaan warga Indonesia yang sebelumnya kurang terlayani lembaga keuangan konvensional kini dengan mudah bisa mendapatkan kredit melalui industri fintech Indonesia.

Meskipun industri fintech makin ramai dengan banyaknya perusahaan fintech yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih banyak warga Indonesia yang belum memahami keuntungan yang ditawarkan fintech. Salah satu keuntungan utama yang ditawarkan fintech adalah kemampuannya mengembangkan potensi UMKM.

“TunaiKita memanfaatkan teknologi untuk membuka akses kredit bagi mereka yang umumnya sulit mendapatkan kredit dari lembaga keuangan konvensional. Sementara teknologi dan aplikasi kita sudah teruji bisa mempertemukan mereka yang memerlukan kredit dengan lembaga-lembaga keuangan kredibel, semua dalam waktu nyata ( real-time ),” kata VP Corporate Affairs TunaiKita Anggie Ariningsih di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Jumat (27/7).

Menurutnya, TunaiKita menjadi alternatif yang pas bagi para pelaku usaha kecil menengah yang butuh dana tambahan untuk mengembangkan bisnisnya. Di Ternate ada hampir 30 ribu UMKM, terutama di sektor perdagangan dan industri, yang mempekerjakan lebih dari 36,000 orang.

“Potensi UMKM di Ternate tentunya bisa lebih maju lagi jika para pelakunya bisa mengakses kredit dengan mudah secara online. Karena itu kami bangga sekali bisa ikut memperbaiki inklusi keuangan di Indonesia dan khususnya bagi Ternate: berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Yang ditawarkan TunaiKita adalah pinjaman hemat biaya untuk masyarakat; mulai dari proses aplikasi pinjaman hingga perlindungan penipuan online yang bersifat real-time; penjaminan, pelayanan dan hadiah bagi konsumen; dan terakhir proses penagihan hutang yang baik.

Manfaat teknologi TunaiKita diterima baik oleh para konsumen di paruh pertama 2018, dimana jumlah pinjaman yang dicairkan naik 400 persen lebih, jumlah nasabah yang memilih untuk meminjam lagi dengan TunaiKita naik 60 persen, sementara angka kredit macet untuk bulan Juni turun 175 persen dibanding Januari.  (dil/jpnn)


Perusahaan Financial Technology Lending Tunaikita meluaskan pasar ke Ternate, Provinsi Maluku Utara.


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News