Tunggak Rp100 Juta, Listrik RSUD Terancam Dicabut

Tunggak Rp100 Juta, Listrik RSUD Terancam Dicabut
Tunggak Rp100 Juta, Listrik RSUD Terancam Dicabut
PRABUMULIH - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih menunggak tagihan listrik dengan nilai Rp100 juta, untuk Agustus dan September. "Sudah dua bulan ini RSUD tak membayar tagihan listrik," ujar  Kepala Ranting PLN Prabumulih, Hamran.

Dikatakan, pihaknya memberikan batas waktu pada RSUD Prabumulih untuk melunasi tagihan listrik tersebut. "Karena RSUD merupakan pelayanan publik, tetapi jika masih tak membayar, akan kita tindak tegas yakni mencabut aliran listrik di RSUD," jelasnya.

    

Keterlambatan pembayaran tagihan listrik ini, lanjutnya, diduga adanya peralihan Direktur RSUD dari Ali Indra ke Direktur RSUD ke Irmitati. "Pihak Pemkot Prabumulih pernah datang ke PLN untuk menyelesaikan tagihan listrik ini dan berjanji dalam waktu dekat akan segera menyelesaikannya," ujarnya.

Terpisah, Wali Kota Prabumulih, Rachman Djalili  mengaku tak begitu mengetahuinya. "Rumah sakit mana," katanya sambil memanggil Sekda Prabumulih, Asri. 

PRABUMULIH - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih menunggak tagihan listrik dengan nilai Rp100 juta, untuk Agustus dan September. "Sudah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News