Twist Again

Oleh Dahlan Iskan

Twist Again
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Akibatnya, pukul 02.30 pun saya sudah bangun. Tidak bisa tidur lagi.

Ternyata banyak hal yang bisa dilakukan sepagi itu. Revolusi ponsel benar-benar mengubah hidup manusia.

Kalau tidak, saya pantas khawatir istri saya akan hamil lagi.

Saat istri saya masih lelap itu, saya mengajar jurnalistik. Jarak jauh. Untuk 13 mahasiswa tingkat akhir yang ingin jadi wartawan. Saya pun sibuk memeriksa kiriman-kiriman WA mereka.

Pukul 04.00 saya pindah ke beberapa urusan pribadi. Lalu minum air hangat. Sebanyak setengah liter. Itu harus saya lakukan sebelum minum obat wajib: immunosuppression 1 mg.

Itulah obat untuk menurunkan imunitas saya. Agar hati orang lain yang saya pakai sekarang ini bisa kerasan di tubuh saya.

Setelah minum obat saya banyak membaca. Apa saja. Lewat ponsel.

Satu jam kemudian saya minum lagi air putih: hangat. Setengah liter lagi. Untuk obat kedua: baraclude. Yang terkait dengan kesehatan lever.

Bagi yang membayangkan lockdown itu harus tetap enak, mungkin mimpi hidupnya memang serbaenak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News