Ungkap Kedekatan PDIP dan PPP, Ganjar Bicara Soal Peristiwa Kudatuli

Ungkap Kedekatan PDIP dan PPP, Ganjar Bicara Soal Peristiwa Kudatuli
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto penetapan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden sudah didahului dengan dialog dengan Presiden Jokowi di Konsolidasi Akbar Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2024 yang digelar DPD PDIP DKI Jakarta pada Minggu (4/6). Foto: dokumentasi DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Bakal Calon Presiden (Bacapres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menyatakan partainya memiliki hubungan yang harmonis dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Awalnya dia bercerita soal Tragedi Kudatuli yang terjadi pada 1996 saat memberikan arahan dalam kegiatan Konsolidasi Akbar Pemenangan Pemilu yang digelar DPD PDIP Jakarta di Hall Basket Senayan, Minggu (4/6).

Menurut Ganjar, masih banyak generasi muda, terutama milenial dan gen Z, yang belum mengetahui sejarah ini.

"Mereka tidak tahu bagaimana berdarahnya PDI Perjuangan mempertahankan nilai demokrasi sampai pada kita diserang pada 27 Juli 1996, lupa mereka," kata Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah itu mengingatkan 27 Juli 1996 kejadian di Kantor DPP PDIP di Diponegoro.

"Orang lama akan tahu, itu darah akan diberikan, itu harga diri yang dipegang," paparnya menambahkan.

Menurut Ganjar, akibat peristiwa itu PDI tidak ikut Pemilu 1997. Dan suara hasil pemilihan PDI diberikan ke PPP.

Dia menilai hal ini juga yang melatarbelakangi hubungan antara PDIP dan PPP harmonis. Terlebih pada Pilpres kali ini PPP merupakan partai pertama selain PDIP yang mengusung Ganjar sebagai capres.

Menurut Ganjar, akibat peristiwa itu PDI tidak ikut Pemilu 1997. Dan suara hasil pemilihan PDI diberikan ke PPP.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News