Unika Atma Jaya Dukung ALZI Jadi Garda Terdepan Pendamping ODD

Unika Atma Jaya Dukung ALZI Jadi Garda Terdepan Pendamping ODD
Pendiri Alzheimer Indonesia, DY Suharya menjadi narasumber saat peringatan 10 tahun Alzheimer Indonesia. Foto: dok Atma Jaya

Guru Besar dan Peneliti Unika Atma Jaya, Prof. Dr. dr. Yuda Turana mengatakan anak muda sejak umur 20 tahun perlu memulai kebiasaan dan gaya hidup yang mampu melindungi otak dari bahaya demensia di usia lanjut.

"Kini kita tidak lagi bicara mengenai apa yang orang berusia 50 tahun dapat lakukan, tetapi apa yang generasi muda dan lanjut usia dapat lakukan bersama-sama agar terlindung dari demensia Alzheimer,” lanjut dr. Yuda.

Kegiatan ini juga menjadi acara pembuka rangkaian kegiatan Bulan Alzheimer Sedunia yang diperingati tiap bulan September. Tahun 2023 ini tema yang diangkat dalam Bulan Alzheimer.

Pendiri Alzheimer Indonesia mengatakan DY Suharya satu dasawarsa ALZI memberikan kesempatan untuk mencapai tahap berikutnya dalam spirit melayani dan memberikan kualitas hidup yang terbaik bagi ODD dan caregiversnya di Indonesia.

Pendiri Alzheimer Indonesia itu juga menyampaikan bahwa upaya ALZI kedepannya adalah dengan menguatkan “Pasukan Ungu” level berikutnya atau disebut Care Navigators yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan komunikasi membantu keluarga dalam menavigasi perjalanan perawatan dan pendampingannya.

Pusat layanan terpadu Atma Jaya – Alzheimer Indonesia (ATZI) menjadi wujud nilai kepedulian Unika Atma Jaya selaku institusi pendidikan. Kedepannya pusat layanan terpadu ATZI yang berada di lingkungan universitas ini juga akan terus mengembangkan program program kepedulian terhadap Orang Dengan Demensia (ODD).(mcr10/jpnn)

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya terus mendukung pendampingan Orang Dengan Demensia (ODD) lewat sejumlah program.


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News