Usai Jenguk Setnov, DPD 1 Golkar Sepakat Tak Ada Munaslub

Usai Jenguk Setnov, DPD 1 Golkar Sepakat Tak Ada Munaslub
Suasana saat Ketua DPD 1 Partai Golkar se-Indonesia, menjenguk Setya Novanto di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan tadi malam. Foto: istimewa for jpnn

Saat ditanya soal kebenaran kabar jika Korbid Polhukam Golkar Yorry Raweyai yang termasuk di revitaliasi, Klemen Tinai menilai sudah seharusnya demi kesolidan, kemajuan serta menghindari perpecahan di dalam partai.

"Ini bukan soal suka tidak suka tidak, ini soal kejayaan Golkar. Agar organisasi ini lebih baik, ya revitalisasi, semua (para ketua dpd 1) mendukung kepemimpinan beliau kedepan, Kenapa itu penting, karena proses-proses sekarang seperti pilkada putaran ketiga, masuk pileg pilrpres itu harus ketum defenitif, itu amanat UU, hari ini Golkar punya ketum defenitif siapa, Pak Setya Novanto", lanjut Klemen.

Sebagai bentuk dukungan kepada Novanto, Klemen mengaku dirinya dan para Ketua DPD 1 Partai Golkar se- Indonesia telah membuat pernyataan dukungan tertulis yang ditanda tangani di atas kertas bermaterai.

"Kami dorong dan dukung ketum melakukan revitalisasi, apa yang dirasa penting majukan partai itu harus diambil, minum pil kina (ibarat) itu pahit, tapi harus diminum agar sembuh", tegas Klemen.(jpnn)


Ketua DPD 1 Partai Golkar se-Indonesia, menjenguk Setya Novanto di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan tadi malam.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News