JPNN.com

Ustaz HNW Ajak Biker Terapkan 4 Pilar di Jalanan

Minggu, 18 Oktober 2020 – 09:49 WIB
Ustaz HNW Ajak Biker Terapkan 4 Pilar di Jalanan - JPNN.com
Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyatakan bahwa Indonesia dibangun di atas nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan seluruh rakyat.

Menurutnya, rakyat biasa, cerdik cendekia, tokoh agama, bangsawan dan para raja punya andil dalam membantu perjuangan Indonesia.

Hidayat mengatakan, salah satu kaum bangsawan yang ikut membantu mewujudkan kemerdekaan Indonesia ialah Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau Sultan Syarif Kasim (SSK) II. Dia adalah sultan ke -12 Kesultanan Siak Indrapura.

SSK II dikenal sebagai raja yang mendukung kemerdekaan Indonesia, sekaligus mendeklarasikan Kesultanan Siak sebagai bagian NKRI.

Selain itu, SSK II juga menyumbangkan hartanya sejumlah Gulden 13 juta atau setara Rp 1,3 triliun kepada pemerintah Indonesia yang kala itu membutuhkan dana. Bahkan, SSK II juga menyerahkan mahkota sultan Siak untuk disumbangkan kepada pemerintah Indonesia.

“Sejarah seperti ini harus disebarluaskan khususnya kepada generasi muda agar mereka paham bahwa Indonesia merdeka, merupakan buah perjuangan dan pengorbanan seluruh warga negara. Harapannya, setelah mereka mengetahui sejarah, ini maka timbulah rasa makin cintanya pada negara,” kata Hidayat dalam acara Temu Tokoh Nasional secara daring, Sabtu (17/10).

Acara yang digelar di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau itu merupakan hasil kerja asama MPR dengan komunitas motor Bintan Max Owner. Ikut hadir pada acara tersebut Ketua Bintan Max Owner Taufik Anugerah Putra, serta para pimpinan komunitas motor se-Tanjungpinang dan Bintan.

Acara itu juga diisi sosialisasi Empat Pilar MPR. Kepada komunitas motor se-Tanjungpinang dan Bintan, Hidayat mengharapkan komunitas motor menerapkan Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berkendara.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara