Valentino Rossi Berhenti di Depan Toilet, Seperti Melihat Ada Penonton di Sirkuit Jerez

Valentino Rossi Berhenti di Depan Toilet, Seperti Melihat Ada Penonton di Sirkuit Jerez
Valentino Rossi di depan timnya. Foto: motogpcom

jpnn.com, JEREZ - Valentino Rossi finis ketiga setelah Fabio Quartararo dan Maverick Vinales dalam balapan MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Minggu (26/7) malam WIB.

Itu merupakan podium pertama pembalap bernomor 46 itu sejak terakhir kali melakukan selebrasi sebagai runner-up MotoGP Amerika Serikat di April tahun lalu.

"Semua bagian paruh kedua musim 2019 sangat membuat frustrasi. Saya sangat lamban dan saya sangat kewalahan. Namun, kali ini kami bekerja dengan cara lain. Kami harus bekerja lebih keras, kami memberi tekanan kepada Yamaha," kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

"Terkadang itu masalah politis, kami ingin mengganti motor, tetapi kami tidak menyerah dan sejak Jumat pagi aku punya perasaan yang lebih baik. Tentunya kami harus lebih baik, aku masih punya sejumlah masalah tetapi saya tetap membalap, saya memiliki gaya sendiri dan menikmatinya," ujar Rossi.

Buat pembalap berusia 41 tahun itu, podium di MotoGP Andalusia merupakan yang ke-199 dalam kariernya.

Dalam balapan, Rossi mengawali lomba dengan baik berkat holeshot device yang membantunya melesat ketika start.

Rossi melesat ke P2 setelah satu putaran dan bertahan di posisi itu di hampir sebagian besar lomba sebelum disalip oleh Vinales dua lap jelang finis.

Sementara Quartararo tak mendapati perlawanan berarti karena terlalu jauh di depan.

Valentino Rossi kegirangan bisa naik podium MotoGP Andalusia. Sebelumnya, Rossi naik podium April tahun lalu di AS.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News