Video Call di Depan Ifan Seventeen, Tiba tiba HP Mati

Video Call di Depan Ifan Seventeen, Tiba tiba HP Mati
Hestina Junita Tsani, memegang foto bergambar kakaknya, almarhumah Avina Junita Fitri, Selasa (25/12). Foto: Tunggul Kumoro/JawaPos.com

Sewaktu itu juga, diakuinya ia dan rombongan keluarga berangkat menuju Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, tempat jenazah Fitri berada. Malam harinya, baru pulang kembali ke Kota Semarang.

"Sedih, padahal mbak cerita bentar lagi mau naik pangkat. Dari Junior Accounting jadi Supervisor Unit. Mbak udah dari 2014 kerja di PLN," cetus perempuan yang tengah menempuh magang sebagai pramugari itu.

Jenazah Fitri akhirnya tiba di rumah duka pada Senin (24/12) pagi dan langsung dimakamkan di kompleks TPU Bergota. Ia dikebumikan di samping kuburan ayahandanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tsunami diduga akibat longsoran Anak Krakatau terjadi pada Sabtu (21/12) malam. Puluhan bangunan luluh lantah, dan ratusan orang lainnya dinyatakan meninggal dunia karena peristiwa ini. Termasuk rombongan Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat yang tengah melakukan family gathering di Tanjung Lesung, Banten, saat itu.

Bencana melanda saat grup musik Seventeen yang hadir sebagai bintang tamu di acara gathering tersebut, tengah menampilkan aksinya di panggung yang didirikan di bibir Pantai Carita. Ombak tiba-tiba menerjang dari belakang panggung, menyapu orang-orang di depannya.

Ifan sendiri adalah satu-satunya personel Seventeen yang selamat. Gitaris, bassis, dan drummer ditemukan meninggal dunia tak lama setelah tsunami ini datang. Istri Ifan, Dylan Sahara, bahkan turut menjadi korban. (gul/ce1/JPC)


Avina Junita Fitri melakukan video call dengan temannya, berdiri persis di depan Ifan Seventeen, namun tiba-tiba HP-nya mati.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News