Waduh...Teroris Dinilai Lebih Terlatih dari Polisi dan TNI

jpnn.com - JAKARTA - Deputi Pencegahan Teroris BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) Brigjen Hamidin menilai kemampuan anggota kelompok teroris tak bisa diremehkan. Bahkan dia menilai teroris lebih terlatih dari kebanyakan prajurit TNI atau anggota Polri.
Dia mencontohkan, para teroris diajarkan cara menciptakan bom dengan bahan seadanya. Sementara, tentara atau polisi pada umumnya hanya punya pengetahuan mengenai bom konvensional saja.
"Paling yang memiliki pemahaman tentang bom cuma Gegana dan Kopassus," kata dia dalam diskusi dengan tajuk "Rencana Aksi Nasional Pencegahan Terorisme" di Hotel Acacia, Jalan Salemba, Jakarta, (7/12).
Selain itu, lanjut Hamidin, pelaku teror sudah terbiasa turun langsung ke wilayah konflik. Jaringan teroris, seperti ISIS (Islamic State Iraq-Syrian) bahkan mengirim calon kadernya untuk berlatih di zona perang sebelum kembali melakukan teror ke daerah asalnya.
"Mereka sudah terlatih, direkrut kemudian diarahkan ke Afganistan atau tempat konflik lainnya. Mereka latihan di sana sampai bisa pakai dan nyiptain bom," tutupnya. (Mg4/jpnn)
JAKARTA - Deputi Pencegahan Teroris BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) Brigjen Hamidin menilai kemampuan anggota kelompok teroris tak bisa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Bertemu Kepala Daerah dari Riau, Menhut Bicara Keseimbangan Menjaga Hutan
- Ketum Al Irsyad Dukung Kejagung Bongkar Semua Dugaan Suap Zarof Ricar di MA
- Sebanyak 1.497 Jemaah Calon Haji Asal Semarang Siap Berangkat ke Tanah Suci
- Seludupkan Narkoba dari Malaysia di Pakaian Dalam, Nenek 62 Tahun Ditangkap
- Akademisi Nilai Dominasi TKA China Picu Kekhawatiran di Tengah Investasi RRC
- KPK Sita 14 Bidang Tanah Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Jalan Tol Trans-Sumatera