Kamis, 19 Oktober 2017 – 10:30 WIB

Wakil Ketua DPR Dorong Trilogi KOKAM Dikedepankan

Minggu, 08 Oktober 2017 – 19:01 WIB
Wakil Ketua DPR Dorong Trilogi KOKAM Dikedepankan - JPNN.COM

jpnn.com, BANJARNEGARA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mendorong Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) untuk mengedepankan Trilogi KOKAM. Yakni menjaga ukhuwah islamiah, NKRI, serta menggembirakan kehidupan kemanusiaan dan kebangsaan.

Selain itu, setiap personel KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah harus selalu memberikan karya nyata, bukan tekstual belaka. Taufik menyampaikan hal itu saat memberikan orasi pada Apel Siaga KOKAM Cinta Indonesia, Pemuda Muhammadiyah se-Banjarnegara di Alun-alun Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (8/10/2017).

Menurut Taufik, seluruh Pemuda Muhammadiyah termasuk personel KOKAM harus bisa mengisi kemerdekaan bangsa dengan berbagai kegiatan yang memberi kemanfaatan kepada masyarakat. Dia mengharapkan Pemuda Muhammadiyah dan KOKAM menjadi garda terdepan dalam menegakkan reformasi.

“KOKAM jangan terjebak dengan masalah seremonial dan situasi tekstual belaka, tapi karya nyata untuk bangsa dan negara ini. Ayo berjuang bersama dengan seluruh kekuatan rakyat, amar ma’ruf nahi munkar untuk mengisi kemerdekaan,” ajak Taufik.

Apel siaga yang diikuti lebih dari 1.000 personel KOKAM itu mengambil tema Menumbuhkembangkan Militansi Kader, Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme untuk Banjarnegara Berkemajuan. Hadir dalam acara itu antara lain Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah dan masyarakat Banjarnegara.

Taufik tak meragukan kiprah pemuda dan keluarga besar Muhammadiyah dalam sepanjang sejarah Republik Indonesia. Menurutnya, Muhammadiyah berperan dalam setiap gerakan sejarah perjuangan RI.

Saat pengkhianatan G 30 S/PKI tahun 1965 pun Muhammadiyah ikut menjaga dan mempertahankan Indonesia dari pengaruh komunisme. Bahkan pada 1998, Amien Rais selaku ketua umum PP Muhammadiyah punya andil besar dalam menggerakkan reformasi Indonesia.

“Kita mengenal bagaimana perjuangan 1998 itu. Siapa pun bisa menjadi apa pun juga. Semua rakyat bisa menjadi bupati, wali kota, gubernur, bahkan presiden RI karena reformasi. Itu adalah hasil kerja keras Pemuda Muhammadiyah dan tokoh reformasi Amien Rais.” tegas Taufik.

SHARES
TAGS   dpr
loading...
loading...
Komentar