Wamenag Zainut Peringatkan Ormas Keagamaan: Ini Tahun Politik

Wamenag Zainut Peringatkan Ormas Keagamaan: Ini Tahun Politik
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi meminta ormas-ormas keagamaan ikut berperan serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tahun politik ini. Foto Humas Kemenag

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi meminta ormas-ormas keagamaan ikut berperan serta dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tahun politik ini.

Menurutnya ormas keagamaan memegang peran penting dalam menjaga Indonesia tetap damai. 

"Masuk tahun politik, saya mengajak seluruh pimpinan ormas Islam, para ulama dan tokoh agama untuk menyukseskan agenda lima tahunan tersebut dengan melakukan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara cerdas, bebas, demokratis, dan bertanggung jawab," tutur Wamenag Zainut, Kamis (23/3).

Ia mengatakan momentum suksesi kepemimpinan harus berjalan dengan damai, santun, beretika dan bermartabat serta tidak terjebak dalam praktik politik identitas yang berpotensi memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, ujar dia, prinsip moderasi dalam berpolitik penting diimplementasikan kepada warga bangsa, sehingga perbedaan-perbedaan pilihan tidak menjadi alasan lahirnya perpecahan.

"Para pimpinan ormas Islam, ulama, dan tokoh agama, saya harap mampu mengajak masyarakat agar menjaga nilai-nilai persaudaraan, kerukunan, dan persatuan," sambungnya. 

Wamenag Zainut juga berharap ormas-ormas Islam mampu mencegah politik kotor, adu domba, politik uang, dan politisasi identitas, apakah identitas suku, ras, golongan ataupun agama. 

Lanjut Zainut, ormas keagamaan diharapkan juga mampu memelopori politik santun, beretika dan berakhlak mulia. Sehingga, pesta demokrasi di Indonesia berjalan dengan damai, aman, dan menghasilkan para pemimpin bangsa yang berkualitas, berintegritas, dan mencintai rakyatnya. 

Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi mengingatkan seluruh ormas keagamaan di tahun politik ini

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News