Warga Kalteng Ikrar Tolak FPI

Warga Kalteng Ikrar Tolak FPI
Warga Kalteng Ikrar Tolak FPI
Selain itu mereka juga menyatakan, menolak dengan tegas dan tidak menerima Ormas FPI dan organisasi lainnya, yang memiliki pandangan dan ajaran yang selalu mengedepankan kekerasan, intimidasi, teror, hasutan, adu domba, fitnah dan pengrusakan. Menurut mereka, sikap tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai pancasila dan falsafah hidup Huma Betang.

“Tuduhan dan pernyataan FPI yang memojokan dan mendiskreditkan masyarakat suku Dayak saja yang melakukan penolakan FPI, dan dibiarkan oleh aparat keamanan dan tokoh-tokoh masyarakat adalah tidak benar. Tuduhan dan pernyataan tersebut hanya cara untuk mendapatkan simpati dan memutarbalikan fakta,” ucap mereka serentak.

Mereka juga mengimbau agar masyarakat Kalteng yang telah terlanjur ditetapkan sebagai pengurus wilayah/daerah dan terdaftar sebagai anggota FPI, untuk dengan tulus ikhlas mengundurkan diri. Dengan batas waktu yang diberikan mereka adalah paling lambat 3x24 jam.

Terakhir, pihaknya memohon dengan hormat kepada pemerintah, baik daerah dan pusat untuk segera mengambil langkah-langkah cepat dan tepat guna mengembalikan, kewibawaan dan kepercayaan kepada masyarakat kepada negara dan pemerintah. Demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa yang berharkat dan bermartabat. (ans)

PALANGKA RAYA – Gelombang penolakan terhadap Organisasi Masyarakat (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) di Kalteng ternyata masih berlanjut. Puluhan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News