Warna Ayu, Kelompok Eks Lokalisasi, Pelopor Batik Jumput Berpewarna Alami

Karena Dagangan di Irak, Iringane Jarak, Tak Lagi Laku

Warna Ayu, Kelompok Eks Lokalisasi, Pelopor Batik Jumput Berpewarna Alami
KREASI IBU-IBU: Anggota Warna Ayu menunjukkan sebagian karya mereka. Foto: Indiani Kusuma/Jawa Pos

Kini lima orang itu melebarkan sayap dengan mengajarkan ilmu yang mereka miliki ke beberapa kawasan. ’’Kami enggak mau dibilang sombong. Jadi, kami akan tetap membagikan ilmu,’’ kata Ketua Warna Ayu Nanik Suharyati.

Selain itu, mereka tidak takut disontek. Sebab, semua kawasan punya ciri khas tersendiri. ’’Kalau semua bisa membatik, kan bagus. Itung-itung melestarikan budaya, siapa lagi yang mau membatik zaman sekarang,’’ tegas Nanik. (*/c7/dos)


Batik kian berkembang. Motifnya makin banyak. Kreativitas pembuatnya juga terus meningkat. Tengok saja pengalaman Warna Ayu, komunitas warga eks


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News