Waspadai Kanker Esofagus

Waspadai Kanker Esofagus
Waspadai Kanker Esofagus

jpnn.com - MUNGKIN sudah banyak kalangan mengetahui bahwa HPV (human papillomavirus) bisa menyebabkan kanker serviks. Namun sayangnya, itu bukanlah satu-satunya penyakit yang bisa hadir. Ada bahaya lain yang tidak kalah menakutkannya dari HPV.

Menurut studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE, mengidap HPV bisa meningkatkan risiko terkena esophageal squamous cell carcinoma (OSCC) -bentuk yang paling umum dari kanker esofagus- hingga tiga kali lipat. Lantas apakah kanker esofagus itu?

OSCC adalah sebuah kanker yang mengenai esofagus atau kerongkongan, yang menghubungkan tenggorokan kepada perut. Mengacu data National Cancer Institute, pada tahun 2013 ada sekitar 17.990 kasus baru di Amerika Serikat dan diperkirakan 15.210 kasus berakhir dengan kematian, menurut .

"OSCC adalah kanker yang rumit dengan beberapa penyebab, seperti alkohol, merokok, dan diet," kata kandidat Phd di School of Public Health and Community Medicine di UNSW Medicine, Surabhi Liyanage, seperti dilansir laman Women's Health, Minggu (6/10).

Bagaimana HPV bekerja? Kasus kanker tenggorokan yang diderita aktor Michael Douglas bisa membantu memahami HPV.

Michael menyebut oral seks bisa mengirimkan atau menularkan HPV, yang juga bisa menyebabkan beberapa kanker. Faktanya, para peneliti percaya bahwa peningkatan HPV kanker kepala dan leher mungkin disebabkan karena kenaikan jumlah rata-rata pasangan yang melakukan oral seks.

Bagaimana dengan vaksin untuk mencegah HPV? Banyak wanita telah mendapatkan vaksin HPV untuk membantu melindungi tubuh melawan dua tipe virus yang bisa mengakibatkan kanker serviks. Jika belum divaksin HPV, anda masih bisa melakukannya sampai usia 26 tahun.

Meskipun tidak ada bukti konkret bahwa vaksin bisa melindungi melawan OSCC, peneliti tetap menyarankan untuk melakukannya. Untuk diketahui, ada lebih dari 100 tipe dari HPV. Namun baru dua jenis yang terkait kanker serviks dan tampaknya terkait dengan OSCC.

MUNGKIN sudah banyak kalangan mengetahui bahwa HPV (human papillomavirus) bisa menyebabkan kanker serviks. Namun sayangnya, itu bukanlah satu-satunya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News