Welcome to White House, Obama!
Rabu, 05 November 2008 – 16:03 WIB

PRESIDEN BARU AS ; Presiden terpilih AS, Barack Obama bersama istrinya Michelle dan dua anak perempuannya Malia dan Sasha berjalan menemui para pendukungnya di Grant Park Chicago sebelum menyampaikan Pidato Kemenangan usai Super Tuesday, Selasa (4/11) waktu setempat atau hari ini waktu Indonesia. Foto : REUTERS/Jim Bourg
CHICAGO - Hasil Super Tuesday (hari pemilihan presiden AS) membuktikan bahwa Amerika tak lagi rasis. Barack Hussein Obama dan pasangannya Joe Bidden, akhirnya terpilih sebagai Presiden dan Wakil presiden AS ke 44 menggantikan Geoge Bush-Dick Chenney. Melalui pidato kemenangannya, Obama benar-benar memukau pendukungnya. Kemenangan Obama tak hanya membuat ratusan ribu pendukungnya yang memenuhi Grant Park, Chicago larut dalam kegembiraan. Air mata juga tumpah saat Obama bertutur tentang masa lalu dan cita-cita Amerika.
Dari hasil Super Tuesday, presiden kulit hitam pertama di AS itu mengantongi electoral votes jauh mengungguli John McCain-Sarah Palin. Obama meraih 334 electoral votes atau jauh melewati batas untuk ditetapkan sebagai pemenang Super Tuesday yang hanya 270. Sementara rival Obama-Biden yang diusung Partai republik, John McCain-Sarah Palin electoral votes yang hanya meraih 157.
Obama dalam pidato kemangannya di Grant Park Chicago, meyakinkan para pendukungnya bahwa setiap suara yang telah diberiklan tidak akan disia-siakan. "Setiap suara yang anda berikan adalah pesan bagi dunia," ujar Obama.
Baca Juga:
CHICAGO - Hasil Super Tuesday (hari pemilihan presiden AS) membuktikan bahwa Amerika tak lagi rasis. Barack Hussein Obama dan pasangannya Joe Bidden,
BERITA TERKAIT
- Berulah di Medsos, Donald Trump Pamer Fotonya Berpose ala Paus Vatikan
- Sekjen PBB Tegaskan Serangan Israel Pelanggaran Terhadap Kedaulatan Suriah
- Uni Eropa Mendesak Israel Segera Cabut Blokade & Buka Akses Bantuan ke Gaza
- Dukung Pernyataan Menlu Sugiono, Wakil Ketua MPR: ICJ Harus Hentikan Kejahatan Israel
- Irlandia Desak Israel segera Buka Blokade ke Gaza
- 2 Mei 1945 dan Kisah Muslim Pahlawan Pengibar Bendera Palu Arit