Windy Politon Meninggal Dunia, Gatot: Kami Benar-benar Kaget

Windy Politon Meninggal Dunia, Gatot: Kami Benar-benar Kaget
Windy Politon (kanan) bersama adiknya Gerry Politon (kiri) di pembukaan IOX-Meratus EXpedition di Banjabaru 2016. Foto: Novi Abdi/Antara

Sebab di Kalsel belum ada IOF, Helmi kadang meminta rekomendasi dari IOF Kaltim, dengan Windy sebagai sekretaris, untuk memenuhi syarat ikut laga offroad di berbagai tempat.

Dalam sejarahnya kemudian, meski ketua berganti-ganti, Windy tetap berada di seputar kesekretariatan.

Pengalamannya yang luas di dunia otomotif, bahkan bisa dirunut jauh hingga saat ia masih aktif di Ikatan Motor Indonesia (IMI) di tahun 90an, membuat Windy menjadi rujukan tentang berbagai aturan dan memahami kejadian di trek balap maupun di lintasan touring.

“Beliau menjadi simpul, menjadi penghubung jurnalis dengan narasumber, dan sebaliknya. Juga menyediakan banyak informasi dan cerita,” tutur Wikan Hendarman, jurnalis dan fotografer senior Balikpapan, yang bersama mendiang meliput antara lain event nasional Diplomat Challenge tahun 2005.

Windy juga piawai menggelar event otomotif dan tak segan belajar dari yang dianggapnya lebih tahu. Windy adalah satu sahabat Syamsir Alam yang kemudian mendirikan IOX, touring offroad ekstrem yang terkenal dengan keganasan treknya.

Pak Syamsir yang lama bekerja di bisnis migas punya workshop bernama Crazy Syam di Balikpapan Permai, tempat ia berbincang-bincang dengan Windy bila tengah mampir di Balikpapan.

Selain kompetisi offroad, hampir semua jenis event otomotif lain pernah digelar Windy. Bahkan saat di Kupang, NTT, dengan bendera IMI ia menggelar road race atau balapan motor di trek aspal.

Windy juga tempat diskusi H Arin Tafnida yang jadi penggagas event trail besar setiap ulang tahun Kota Balikpapan, Balikpapan Trail Adventure.

Berita duka: Windy Politon yang dikenal sebagai tokoh otomotif dan pendiri IOF Kaltim meninggal dunia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News