Yusril Dinilai Cocok Jadi Pendamping Prabowo di Pilpres, Ini Alasannya

Yusril Dinilai Cocok Jadi Pendamping Prabowo di Pilpres, Ini Alasannya
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Prof Yusril Ihza Mahendra. Foto: Ricardo/JPNN.com

Jika dibanding dengan sosok lain, Muhadjir Effendy memiliki cukup suara dari Muhammadiyah, sedangkan Erick Thohir memiliki kelebihan yakni dana logistik yang mumpuni.

"Saya pikir dua nama yang peluangnya lebih cocok mendampingi Prabowo antara Erick dan Yusril. Muhadjir memang bagus, tetapi dari segi politik dan elektabilitas belum. Meski diakui tiga nama itu sama-sama populer," jelasnya.

Secara substansial, Cecep menilai sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) seharusnya dapat menjadi penguat elektabilitas calon presiden.

Menurutnya, tim sukses dari seluruh calon presiden harus menghitung secara matang kapasitas dan value dari bakal cawapres yang dibidik.

"Tentukan kekuatan dan kelebihan capres, misalkan Prabowo kekurangannya apa kelebihannya apa?. Nah, cawapres itu mengisi ruang kosong dari Prabowo jangan sampai redundant dalam politik. Prabowo unggul di wilayah A, kemudian cawapresnya A ya enggak bisa," kata Cecep.(mcr8/jpnn)

Guru Besar UPI Cecep Darmawan menyebut sosok Yusril Ihza Mahendra yang moderat dan representasi kaum perkotaan bisa mengangkat suara Prabowo Subianto.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News