Idulfitri, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos, Jangan Sebar Hoaks

Idulfitri, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Medsos, Jangan Sebar Hoaks
Menkominfo Rudiantara saat menggelar open house di rumah dinasnya di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (5/6). Foto: Rian Alfianto/JawaPos.co

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak masyarakat Indonesia menjadikan Idulfitri sebagai momentum menggunakan media sosial (medsos) dengan bijak.

“Mumpung suasana Lebaran, kita posting yang positif. Jangan hoaks, jangan berita sesat, berita bohong, apalagi yang menghasut dan mengadu domba. Masa lebaran kita bikin dosa? Ayo manfaatkan, jangan hanya lebaran saja, anggap saja lebaran setiap hari. Jadi setiap hari postingan positif,” ujarnya di sela-sela acara open house di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (5/6) dilansir JawaPos.com.

Dalam momen itu, pria kelahiran Bogor itu juga menyampaikan, Hari Raya Idulfitri merupakan momen yang bagus untuk meminta maaf dan memberi maaf.

Baca: Verrel Bramasta Ternyata Piawai Masak dan Bersih-bersih Rumah

Chief RA, sapaan karibnya pun mengaku melakukan hal serupa kepada rekan-rekannya.

Sebagai Menteri, Rudiantara dikenal dekat dengan beberapa tokoh penting di partai politik (parpol). Perbedaan pandangan politik selama ini dinilainya pas untuk kembali bersatu di hari Lebaran.

“Kita kan banyak teman di pihak manapun, di parpol mana pun, sejak Selasa saya sudah mulai kirim ucapan selamat Idulfitri dan permohonan maaf. Dari parpol manapun saya sudah kirimkan maaf itu. Meminta maaf kan mudah, meminta maaf juga baik, tapi lebih baik lagi kan kalau memberikan maaf,” katanya.

Salah satu hal yang lazim ditemukan saat Idulfitri adalah ucapan selamat hari raya di media sosial, menurut dia cara tersebut merupakan cara yang mudah untuk dilakukan karena tidak memerlukan banyak usaha. Modalnya hanya jempol dan pulsa, pulsa pun dikatakan banyak paket yang murah.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak masyarakat Indonesia menjadikan Idulfitri sebagai momentum menggunakan media sosial dengan bijak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News