Sabtu, 29 April 2017 – 06:51 WIB

Tak ada Aksi Bakar Tenda dan Musala

Senin, 13 Februari 2017 – 04:03 WIB
Tak ada Aksi Bakar Tenda dan Musala - JPNN.COM

Ilustrasi. Warga di Rembang meminta agar pembangunan pabrik semen dilanjutkan. Foto Ist

SHARES

style="text-align: justify;">style="font-family: 'Arima Madurai', serif; font-size: 18px; font-weight: bold;">jpnn.com - Kepala Desa Kediwono Kecamatan Bulu Ahmad Ridwan menegaskan, tidak ada aksi anarkis dalam gerakan pembongkaran tenda penolak pembangunan pabrik semen di Rembang, hingga menyebabkan tenda dibakar.

style="text-align: justify;">Menurutnya, yang dirobohkan adalah tenda penolak dan juga pendukung pabrik semen untuk menjaga kerukunan pasca-adanya aksi pemblokiran jalan masuk ke pabrik semen, yang didalangi aktivis LSM dari jakarta.

style="text-align: justify;">Hal senada juga disampaikan Ahmad Akhid, tokoh masyarakat dari Desa Timbrangan.

style="text-align: justify;">Ahmad mengatakan, sama sekali tidak ada pembakaran tenda maupun musala serta peralatan ibadah yang ada di dalamnya.

style="text-align: justify;">"Itu isu yang diluncurkan orang orang tak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana," papar akhid.

style="text-align: justify;">Karenanya, warga diimbau agar tidak terprovokasi dengan isu-isu pembakaran musala dan alat alat ibadah.

style="text-align: justify;">"Semua alat ibadah itu saat ini sudah di tangan kepolisian, karena memang sudah diamankan warga sebelum membongkar gubuk kayu tidak permanen, yang dijadikan tempat salat," tegas Ridwan.

style="text-align: justify;">Yang dibakar adalah puing-puing sisa tenda para pendukung semen, bukan tenda penolak dan juga bukan musala.

loading...
loading...

Masukkan komentarmu disini