Kamis, 31 Juli 2014 | 04:15:50
Home / Nasional / Politik / Opsi Puteri Sulung Atau Adik Kandung

Rabu, 08 Desember 2010 , 09:09:00

Foto: Radar Jogja/Dok.JPPhoto
Foto: Radar Jogja/Dok.JPPhoto
BERITA TERKAIT

JOGJA --Jika memang harus turun tahta, siapakah dari pihak keraton  yang akan menggantikan Sri Sultan Hamengkubuwono X? Hingga saat ini, belum ditentukan. Masih belum jelas penggantinya. Sebab, dari garis keturunan HB X, lima anak yang dimilikinya  semuanya perempuan.

Dari informasi yang dihimpun dari internal keraton, ada wacana dari sejumlah pihak untuk tetap memaksakan putri tertua Sri Sultan HB X menjadi penerus. Dari istri tunggal HB X, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, putri tertua adalah GRAy Nurmalita Sari. Atau, yang bergelar Gusti Kanjeng Ratu Pambayun.    

Jika GKR Pambayun benar-benar akan menjadi raja perempuan, maka dipastikan hal tersebut akan menjadi sejarah baru dalam kesultanan Jogjakarta sejak berdiri. Bahkan, juga menjadi sejarah baru dalam Kerajaan Mataram sebagai cikal bakal Kesultanan Jogjakarta.

Namun, kabarnya, Sri Sultan justru berharap terhadap opsi yang di luar kebiasaan ini. Kontroversi, termasuk dari lingkungan internal keraton dipastikan akan muncul jika pilihan ini yang diambil Sultan nantinya.  

Hal tersebut dianggap berbeda, jika pilihan Sultan untuk penerusnya diberikan pada adik tertuanya dari satu ibu. Seperti diketahui Sri Sultan HB X yang berkuasa di kesultanan Jogja saat ini merupakan anak nomer 2 dari KRAy Widyaningrum. Istri permaisuri selain empat istri lainnya. Adik tertua Sri Sultan seibu, yaitu KGPH Hadikusumo. Disusul GBPH Joyokusumo sebagai anak bungsu. Terkait hal tersebut, Joyokusumo belum mau mengomentari lebih jauh. "Itu nanti dulu, kita konsen ke masalah keistimewaan ini dulu, biar tidak bias," katanya.

Jika opsi penerus tahta adalah puteri sulung Sri Sultan ditolak, maka opsi yang sangat mungkin adalah adik Sri Sultan sebagai penerus. Jika ini yang terjadi, akan mengulangi sejarah sebelumnya. Yakni, saat itu, semua keturunan HB V adalah perempuan. Karena itu, sebagai penerus tahta adalah adik HB V yang kemudian menjadi HB VI. Akankah sejarah ini akan terulang? (dyn/kum)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.12.2010,
        19:12
        KARIYO
        ya kalo yg jadi sultan itu wedok gimana dengan gelar kalifatullah panoto gomo ? mendingan bubarkan aja kesultanan, dijual ato jadi musium itu aja. di dlm sejarah panoto gomo ya mesti muslim !!! pak dhe sultan ?
      2. 11.12.2010,
        15:48
        hngpr
        Hadikusuma adalah putra dr KRAY PINTOKO PURNOMO sedangkan prabukusuma putranya KRAY HASTUNGKORO From mobile
      3. 11.12.2010,
        15:19
        hngpr
        Tidak ada sejarahnya kraton jogja mengangkat putrinya menjadi penguasa kesultanan ngayogyakarta hadiningrat. From mobile
      4. 11.12.2010,
        15:06
        hngpr
        adik kandung HBX itu bukan hadikusuma atau prabukusuma melainkan HADIWINATA dan JOYOKUSUMO. From mobile