Senin, 22 Desember 2014 | 18:19:35
Home / Politik / Pilkada / Foke-Nara Nomor Wahid, Alex-Nono Nomor Buncit

Minggu, 13 Mei 2012 , 00:28:00

JAKARTA - Pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta tahun 2012-2017 digelar di ball room Hotel Sultan, Sabtu malam (12/5). Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mendapatkan nomor urut 1.
 
Pengundian langsung dilakukan oleh masing-masing calon gubernur. Ketua Pokja Pencalonan KPU DKI Jakarta, Jamaluddin F.Hasyim dan Ketua Panitia Pengawas (Panwas) DKI Jakarta, Ramdansyah ikut mendampingi masing-masing cagub saat mengundi nomor urut.
 
Cara pengundian dengan mengambil salah satu tabung bambu yang ditaruh di dalam bola kaca. Di dalam tabung bambu terdapat kertas yang dituliskan nomor urut. Calon gubernur incumben, Foke mendapatkan giliran pertama untuk mengambil nomor urut.
 
Setelah Foke, calon gubernur Faisal Basri mendapat giliran kedua mengambil nomor urut. Faisal yang berpasangan dengan Bien Benyamin mendapat nomor urut 5.
 
Giliran ketiga pengundian dilakukan oleh calon gubernur unggulan PDIP dan Partai Gerindra, Joko Widodo atau Jokowi. Jokowi dan pasangannya, Basuki T.Permana atau Ahok mendapat nomor urut 3.
 
Selanjutnya, pasangan Hidayat Nurwahid-Didik J.Rachbini kebagian nomor urut 4. Calon independen Hendardji Supandji-Riza Patria mendapat nomor urut 5. Sedangkan nomor urut paling buncit atau nomor 6 didapat oleh pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono.
 
Acara pengundian ikut dihadiri oleh masing-masing tim sukses dan pendukung pasangan cagub. Selama pengundian berlangsung, para pendukung masing-masing cagub terus meneriakan yel-yel. "Jokowi metal, menang total," teriak massa pendukung Jokowi-Ahok.
 
Usai pengundian, keenam pasangan calon secara bergantian menandatangani berkas penetapan nomor urut yang disiapkan KPU DKI. Setelahnya, mereka melakukan foto bersama sambil memamerkan nomor urutnya masing-masing. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar