Senin, 06 Juli 2015 | 20:47:16

Kamis, 02 Agustus 2012 , 07:00:00

JAKARTA - Tim kampanye pasangan calon gubernur Joko Widodo-Basuki T.Purnama membantah pernah memasang spanduk berisi dukungan mengatasnamakan etnis, suku, atau agama tertentu. Ketua Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Boy Bernadi Sadikin menilai ada pihak yang sengaja ingin membuat citra negatif terhadap pasangan cagub pemenang Pilkada DKI putaran satu itu.

"Tim kampanye tidak pernah memasang spanduk ucapan selamat dengan mengatasnamakan etnis, suku atau agama. Apalagi yang berpotensi bisa menimbulkan asosiasi buruk kepada pihak Jokowi-Basuki," kata Boy lewat keterangan persnya di Jakarta, Kamis (2/8).

Boy menegaskan, spanduk dan peredaran SMS berbau SARA yang mendompleng nama pasangan cagub Jokowi-Ahok adalah fitnah yang sangat kejam. Soalnya hal tersebut bisa menimbulkan perpecahan dan merusak kebersamaan warga Jakarta yang ingin membuat perubahan. Tim kampanye Jokowi-Ahok meminta para pendukungnya untuk bersabar dan tidak terpancing dengan berbagai isu SARA.

Boy yakin warga Jakarta bisa berpikir rasional untukk menyikapi isu SARA terkait Pilkada DKI 2012. "Kami menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada warga Jakarta yang pintar, cerdas, dan rasional untuk menilai persoalan SARA ini dengan jernih," ujar Boy. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar