Senin, 21 April 2014 | 22:32:36

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

Home / Pendidikan / Kembalikan Penentu Kelulusan ke Sekolah

Jumat, 19 April 2013 , 17:03:00

RELATED NEWS

JAKARTA - Kisruh Ujian Nasional (UN) 2013 yang belum usai terus menguatkan penghapusan UN yang selama ini sebagai penentu kelulusan dihapus, dan kelulusan siswa kembali diserahkan kepada sekolah.

Pengamat pendidikan nasional, Darmanigtyas mengatakan, dirinya termasuk salah seorang yang selama mendorong agar UN tidak dijadikan sebagai penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai pemetaan saja.

"Saya kira memang kita mendorong UN sebagai sarana pemetaan kualitas mutu pendidikan. Kalau saat ini UN kan dijadikan sebagai penentu kelulusan," kata Darmaningtyas, di konfirmasi JPNN.COM, Jumat (19/4).

Menurutnya, kalau ke depan UN dijadikan sarana pemetaan kualitas pendidikan, maka tidak harus dilaksanakan setiap tahun, cukup dua tahun sekali.

Bahkan pelaksanaannya menurut dia juga bisa lebih fleksibel. Dalam artian UN di SMP dan SMA tidak mesti dilakukan untuk siswa kelas tiga.

"Jadi tidak harus dilakukan untuk SMP dan SLTA di kelas tiga, bisa di kelas dua. Sehingga tidak menimbulkan kericuhan," urainya.

Lalau bagaimana dengan penilaian kelulusan siswa jika UN hanya sebagai pemetaan? "Kelulusan urusan sekolah. Jaman saya juga ujian sekolah. Yang sesuai dengan kondisi sekarang, penentu kelulusan itu ya ujian sekolah," tandasnya.(fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 19.04.2013,
        21:03
        kancil
        bukan rahasia umum di saat Unas sekolah buat tim sukses agar dpt kunci jawaban dan anak didik lulus 100% tdk ada unas menghasilkan bpk Habibie
      2. 19.04.2013,
        21:00
        Kihajar Dewantoro
        Sangat setuju kalau UN tidak dijadikan sebagai penentu kelulusan dan kelulusan siswa diserahkan ke sekolah masing-masing. Jadi UN tetap diadakan setiap tahun tetapi hasilnya digunakan untuk Pendaftaran Siswa Baru (PSB) sebagai bahan pertimbangan bagi setiap sekolah untuk menerima siswa tersebut dan yang kedua digunakan untuk pemetaan kualitas sekolah sehingga sekolah bisa bersaing secara sehat dan dapat memacu setiap sekolah untuk berkompetisi agar bisa menduduki peringkat / kualitas yang terbaik /tertingi sehingga sekolah tersebut akan banyak diminati oleh masyarakat luas.
      3. 19.04.2013,
        20:16
        tasa
        Kenyataan bila kelulusan siswa disrahkan ke guru/sekolah pasti diluluskan 99-100%. Berarti persentasi lulus sama saja seperti UN.
      4. 19.04.2013,
        20:16
        tasa
        Kenyataan bila kelulusan siswa disrahkan ke guru/sekolah pasti diluluskan 99-100%. Berarti persentasi lulus sama saja seperti UN.

      此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

      获取 Adobe Flash Player