Sabtu, 20 September 2014 | 23:02:39
Home / Pendidikan / Rp 241,2 Triliun Tersedot untuk Guru dan Dosen

Minggu, 18 Agustus 2013 , 06:51:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Alokasi anggaran fungsi pendidikan masih timpang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, sekitar 65 persen diantaranya (sekitar Rp 241,2 triliun) tersedot untuk gaji dan tunjangan guru serta dosen.

Menteri asal Surabaya itu mengatakan bahwa pagu indikatif (sementara) anggaran fungsi pendidikan di RUU APBN 2014 mencapai Rp 371,2 triliun. Nilai ini naik sekitar 7,5 persen dibandingkan APBN 2013 yang dipatok 345,3 triliun. Dari rancangan APBN 2014 itu, uang yang mampir di rekening Kemendikbud sebesar Rp 82,7 triliun dan di Kementerian Agama (Kemenag) Rp 49,6 triliun. Sisanya sebesar Rp 238,9 trililun masuk dana transfer daerah dan anggaran pendidikan kementerian/lembaga lainnya.

"Jumlah siswa di Kemenag sekitar 20 persen saja dari seluruh populasi, tetapi anggarannya besar karena termasuk gaji guru juga," tandasnya usai upacara Peringatan HUT ke-68 Republik Indonesia kemarin. Sedangkan anggaran untuk gaji dan tunjangan guru pendidikan umum langsung ditransfer ke daerah.

Nuh menuturkan dari anggaran total fungsi pendidikan yang mencapai Rp 371,2 triliun itu, sekitar 65 persen diantaranya (Rp 241,2 triliun) tersedot untuk gaji dan tunjangan guru. "Persentase itu memang benar," tandas mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya itu.

Meskipun separuh lebih anggaran fungsi pendidikan habis untuk gaji dan tunjangan guru serta dosen, Nuh mengatakan agenda pembangunan infrastruktur pendidikan tetap ada. Seperti pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan pendirian unit sekolah baru (USB). "Rehab sekolah rusak juga tetap masih ada," kata dia. (wan/ca)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        01:44
        awesome seo
        NTCGgM Thanks for the article post. From mobile
      2. 29.08.2013,
        05:42
        nur
        tidak ada bedanya guru pns dan honor, yang beda hanya kesejahteraannya. apakah pemerintah gak kasihan dg guru honor, padahal tupoksinya sama.....
      3. 28.08.2013,
        08:07
        Asal Bunyi
        Anggaran Gede tapi untuk guru honorer sekolah tetap kecil. Guru PNS yg menikmati Anggaran itu walu kinerja kurang diperhatikan
      4. 21.08.2013,
        16:06
        Saptari Ariadiningrat
        Tunjangan itu layak untuk mensejahterakan guru,karena jumlah guru banyak jadi tdk sebanding dan yang diterima oleh masing2 guru tdk cukup layak
      5. 20.08.2013,
        17:12
        Lapindo
        Oh Umar Bakri....
        Masih layakkah disebut pahlawan Tanpa Tanda Jasa...
      6. 20.08.2013,
        17:12
        Lapindo
        Oh Umar Bakri....
        Masih layakkah disebut pahlawan Tanpa Tanda Jasa...
      7. 20.08.2013,
        14:55
        hadi
        Kadung salah kaprah, kalau ada guru hidupnya sedikit sejahtera langsung banyak yang teriak2. Dasar bangsa goblog.
      8. 20.08.2013,
        09:42
        Umar Bakri
        Diotak guru yg ada hanyalah bagaimana TPP bisa cair, buat beli mobil, beli tanah, beli barang konsumtif. Bukan untuk biaya S2 atau PENELITIAN ???
      9. 20.08.2013,
        07:19
        budi
        iya gan,emg kls 1 top bgt,tp agr siswanya lulus UN msh menggunakan kecurangan,trus buat apa tunjgn 1x nya tuh?
      10. 19.08.2013,
        20:43
        bona
        GURU PNS kan warga kelas 1 di negeri ini ,rakyat susah cari duit 500ribu sebulan ,sedangkan guru pns gaji besar masih dapat tunjangan 1 kali gaji