Rabu, 26 November 2014 | 20:53:27
Home / Nasional / Politik / Pengamat Anggap Hatta Punya Nilai Plus untuk Dampingi Jokowi

Rabu, 19 Maret 2014 , 15:37:00

JAKARTA - Nama Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang punya peluang besar untuk mendampingi Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2014 nanti. Hatta yang kini menjadi Menko Perekonomian itu bahkan dinilai punya peluang lebih besar jika dibanding nama Jusuf Kalla atau Rizal Ramli yang juga disebut-sebut cocok menjadi calon wakil presiden (cawapres) bagi Jokowi.

Analisa itu disodorkan pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandes di Jakarta, Rabu (19/3). Menurutnya, ada plus minus di antara tiga tokoh yang mulai disuarakan sebagai calon pas untuk cawapres Jokowi itu. Jika pertimbangannya adalah representasi partai, maka Hatta lebih berpeluang. Sementara jika pertimbangannya representasi daerah, Hatta dan JK punya peluang yang sama karena keduanya merepresentasikan luar Jawa.

Namun, Arya melihat Jokowi satu type dengan JK yang tidak suka protokol, prosedural dan birokrasi yang berbelit sehingga menduetkan keduanya justru bisa menggulirkan masalah baru karena ibarat memunculkan matahari kembar. Di titik inilah Arya menilai Hatta punya nilai lebih. "Hatta bisa lebih melengkapi dengan Jokowi bila berpasangan dibanding nama lainnya,” ulasnya.

Sementara dari sisi kemampuan mengelola isu perekonomian, Arya melihat JK, Rizal maupun Hatta sebagai sosok mumpuni. Hanya saja, kata Arya, Rizal dan JK tak punya partai pendukung untuk menyokong koalisi dengan PDI Perjuangan.

Karenanya Arya melihat Hatta punya peluang besar menjadi tandem Jokowi di Pilpres. "Hatta itu sangat berpengalaman, sehingga dia seksi dan banyak dibidik siapapun," imbuhnya.

Namun, kata Arya, peluang besar Hatta bukannya tanpa hambatan. Sebab, ada faktor Ketua Umum PDI Perjuangan yang sangat menentukan dalam mencari pendamping bagi Jokowi. "Satu tugas Hatta sekarang adalah meyakinkan Megawati bahwa tugas itu memang cocok untuk dia," tukas Arya.

Merujuk pada hasil survei tentang indeks kepemimpinan nasional oleh IndoBarometer yang bekerjasama dengan Lembaga Psikologi Politik (LPP) Universitas Indonesia belum lama ini, nama Jokowi dengan skor 7,55 memuncaki hasil survei. Di bawahnya ada nama Prabowo Subianto (7,07), Megawati Soekarnoputri (6,58), Aburizal Bakrie (6,38) dan Hatta Radjasa (6,15).

IndoBarometer juga membuat survei tentang tokoh dari partai Islam yang bisa menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi. Hasilnya, simulasi duet Jokowi-Hatta punya elektabilitas 34,3 persen. Duet itu hanya bida dikalahkan dengan simulasi Jokowi-Jusuf Kalla dengan elektabilitas 37,9 persen.

Survei IndoBarometer juga membuat simulasi tentang tokoh dari partai Islam yang bisa menjadi calon wakil presiden pendamping Jokowi. Hasilnya, simulasi duet Jokowi-Hatta punya elektabilitas 37,1 persen. Duet itu hanya bisa dikalahkan oleh simulasi duet Jokowi-Jusuf Kalla yang memiliki elektabilitas 37,9 persen.(ara/jpnn)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 26.03.2014,
        03:27
        best money here
        HxLuvc This is one awesome blog post.Thanks Again. Great. From mobile
      2. 20.03.2014,
        16:29
        andre
        ojo banyak komentar cocotmu! mbok berek sdh masangkan Jokowi dg puan! omong kosong jokowi dipasang dg tiang listrik jd! cangkemu nek ngomong!!!
      3. 20.03.2014,
        01:25
        untuk PAN
        Pak yang mau P3K tu siapa pak,orang mau diangkat PNS kok,bapak yg nentukan nasib orang..udalah pak masa jabatan bapak akan berahir di 2014 ini,..bapak ajah enggk ada memperjuang nasib kami,yg jelas2 miskin semiskinnya di dunia ini...kalau saya pribadi enggk akan mungkin pilih parta bapak..apalagi parta2 koalisi bapak...nasib kami ajah yang enggk lulus ini yg memang murni,bapak telantari ajah...sedangkan siluman enak2 tinggal nunggu nomor NIP ajah,..jdi intinya bpak itu suka banget mainin nasib2 simiskin..apa dampaknya enggk mungkin kami pilih orang2 bapak,!!maupun koaulisi bapak,,,udah dibilang dicek ajah data base khusus k2 di BKN ko dri tahun 20,10,11,12,nah kn setiap propinsi/kotamadya/kabupaten/ akan ketahuan yg mana 2013 itu nama2 yg nambah pak,..kalau datanya enggk ada ngapain dulu kirim2 data nyusahkan si miskin ajah,atau mungkin mau bagi2 duit proyek pak yah...kenapa enggk di tahun 2013,,,sebab banyak siluman....melucur siapa yg buat BKD.......trus ke BKN,..gimana di buat?caranya si k2 yg asli dihilang namanya pada tahun 2013..digantikan siluman...kemudian k2 asli disuruh buat surat sanggahan..ditembuskan di bkd&bkn..mau enggk mau bkn terpaksa mengeluarkan nama k2 asli KEMBali..tapi siluman masi ada nama mereka enggk hilang bercampur jdi satu ama k2 asli..sampai dia ikut tes CPNS 2013,&lulus 2014..sedang k2 asli,,nasib enggk jelas..terkantung GAJi bertahun2 enggak ada,,,umur uda tua,..semua harta djual untuk makan anak istri,sebab negara enggk pernah ngasih gaji,,malah pemerintah menyuruh k2 kerja2 trusss,tanpa gaji,..jdi kyak di jaman penjajah jepang,,,tpi beda yg. Jajah sekarang negara sendiri...yah memang beginilah nasib simiskin,,selalu di belakangkan,,wajar kalau orang itu,,sangat kesal ama kehidupan,,,tpi biarla pak,saya udah pasrah...yg jelas KPK pasti siap menghukum bapak kalau semua parta koalisi bapak kalah...bapak mau bukti di surve ajah pak seluruh indonesiaa.....siapa yg paling bnyak keluargaaaa,,,yaitu k2 pak..setiap keluarga selalu menanyakan nasib kami ke kami gimana seterusnya,keluarga kami juga dendam dengan orde bapak,yg sangaaattt tidak adil sma sekalii,&tidak ada belas kasihan...selalu plin plan,..berhati2lah pak,di 2014 ini,,,jgn bapak plin plan,sebab bapak&parta bapak&koalisi bapak lagi di sorot keluarga k2 seluruh indonesiaaa.....nasib kami di bapak,,begitu juga jabatan bapak nasibnya di kamii..terimakasih pak.. From mobile
      4. 19.03.2014,
        17:35
        p
        Jokowi mah disandingkan dengan tiang listrik juga pasti menang. Jangan sama Hatta ekonomi R.I malah hutangnya 3.751 Trilyun. Mending JK.
      5. 19.03.2014,
        16:21
        panji
        saya bingung deh, knp pak jokowi nyapres kok semua pd ribut. itu aher didiemin, dahlan didiemin, gita dibolehin mundur, lah ada apa ya?