Beladiri Sekaligus Komit Perangi Narkoba

Beladiri Sekaligus Komit Perangi Narkoba
Sebuah atraksi dari Bandung Karate Club. Foto: Batam Pos/JPG

jpnn.com - BATAM - Bandung Karate Club (BKC) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri gelar pawai dan kampanye anti narkoba, kemarin. Sebanyak 1564 peserta ikut memeriahkan acara yang diadakan untuk menjemput ulang tahun BKC ke 50 Juni mendatang ini.   

Ketua BKC Kepri, Juliwal mengatakan sengaja bersinergi dengan BNN lantaran anggota BKC didominasi kaula muda. Dengan harapan kelak anggota BKC menghindari narkoba dan tetap semangat berprestasi.

"Pencegahan secara dini sangat efektif. Selain fisik atau jasmani, karakter yang berkualitas harus dibina, ini sesuai dengan visi BKC sendiri," katanya seperti dikutip dari Batam Pos (Jawa Pos Group).

Hal senada juga disampaikan ketua BKC Batam, Harris Pratamura. Menurutnya kini, BKC Batam saja memiliki 960 anggota dari 35 dojo. Lewat acara yang juga dirayakan di seluruh indonesia yang ada BKC tersebut anggota diharapkan dapat mengerti dan menghindari narkoba.

"Atlet BKC harus bisa menjauhi narkoba. Jangan sampai kenal narkoba, karena narkoba merusak jiwa," ujarnya. 

Sementara itu Kepala BNN Provinsi Kepri Kombes Benny Setiawan mengatakan sekitar 40 ribu penduduk Kepri berkaitan dengan barang haram tersebut. Ironisnya, dari angka tersebut 50 persen pengguna narkoba ada di Batam. Narkoba, kata Benny, selain dapat membahayakan fisik juga merugikan secara materi.

"Indonesia ini darurat Narkoba, ini kata presiden loh. Kita memang harus lawan bersama-sama (narkoba)," pungkas Benny.

Acara serupa juga digelar di seluruh Indonesia yang ada cabang BKC. Di Batam ini, acara ditandai pembacaan Ikrar Anti Narkoba yang juga diikuti serentak seluruh anggota BKC. (cr13/ray/jpnn)



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News