Inilah Kenapa Top Speed Rio Jadi tak Penting

Inilah Kenapa Top Speed Rio Jadi tak Penting
Rio Haryanto saat menjalani kualifikasi di GP Rusia. FOTO: AFP

jpnn.com - PEMBALAP Indonesia Rio Haryanto selalu berada di sepuluh besar top speed. Mulai dari GP Australia hingga saat ini. Bahkan, pada sesi latihan GP Rusia, top speed MRT05 yang ditunggangi Rio mengalahkan seluruh pembalap di grid. Rio pembalap tercepat di Rusia!

Namun, top speed tersebut sejauh ini tidak begitu berpengaruh saat lomba. Rekan setim Rio, Pascal Wehrlein, yang menunggangi mobil yang sama, tak pernah bisa mencapai kecepatan sebagus Rio. 

Dia bahkan tidak pernah masuk sepuluh besar. Namun, dalam tiga balapan terakhir, rookie asal Jerman itu selalu finis di depan Rio.

Pada sesi latihan bebas kedua, kecepatan maksimal Rio mencapai 331,2 kilometer per jam. Lalu, di latihan ketiga kemarin, dia mencapai 327,7 kilometer per jam. Tidak ada pembalap lain yang mencapai top speed setara Rio.

Mantan pembalap nasional Ananda Mikola menjelaskan, hasil speed trap (pengukur top speed) tidak berhubungan dengan balapan. 

Bagusnya catatan top speed membuktikan bahwa mesin Mercedes yang dicangkok pada sasis mobil Rio punya performa bagus. 

”Artinya, tidak ada masalah pada mesin. Mesin Rio sama dengan yang dipakai Lewis (Hamilton),” terangnya saat dihubungi kemarin (30/4).

Menurut Ananda, di antara empat mesin di Formula 1 saat ini, performa Honda paling buruk. Dalam urusan top speed, Honda bisa kalah sampai 20 kilometer per jam di belakang Mercedes.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News