1 Oktober Uji Publik Pendataan Non-ASN Dimulai, Ada Honorer Bodong, Laporkan!
"Banyak yang cari tambahan uang dari pendataan ini. Kasihan teman-teman," ujarnya.
Banyaknya permainan data honorer itu, kata Nur menunjukkan peringatan keras oleh pusat buat daerah hanya isapan jempol, banyak yang tidak takut.
Dia berharap uji publik data honorer mulai 1- 31 Oktober bisa dibeberkan dengan transparan. Jangan sampai daerah menutupi data honorernya, karena permainan sangat kental.
"Honorer harus betul-betul mengamati data yang disodorkan owner," cetusnya.
Jika ada yang mencurigakan, tambah dia, segera laporkan. Begitu juga dengan honorer lainnya jika merasa SKPD atau OPD-nya ada tenaga siluman, Nur mengajak untuk berani melaporkan. Jangan takut berbica kebenaran
Ini terkadang sudah tahu ada yang siluman, tetapi honorernya malah diam dengan alasan takut di blacklist atau dicoret karena hal itu bisa saja terjadi.
Pemerintah sudah baik melakukan pendataan, tetapi kata Nur, kebaikan pemerintah justru dimanfaatkan oknum-oknum di daerah.
"Kalau jumlah honorer K2 membeludak pasti pemerintah juga bingung mau dibuatkan solusinya," pungkas Nur Baitih. (esy/jpnn)
Uji publik pendataan non-ASN dimulai 1 Oktober. Honorer harus memantau, jika ada honorer bodong segera laporkan
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad
- TPG Guru Honorer Mandek 4 Bulan, PGRI Keluarkan 6 Ultimatum
- PPPK Tendik Minta Disejajarkan dengan Guru di Bawah Kemendikdasmen
- AP3KI: Tidak Ada Alasan Lagi Pemda Memberhentikan PPPK
- PPPK Beri Ucapan Selamat Ultah untuk Pak Dasco, Sampaikan Harapan Ini
- 5 Berita Terpopuler: Tidak Semua PNS dan PPPK dapat Kabar Gembira, Ada yang Tidak Boleh ke Kantor, Jangan Kaget!
- 1.709 PPPK Paruh Waktu Pagar Alam Terancam Jika OPD Lalai Ajukan Perpanjangan
JPNN.com




