2 Hal Ini Jadi Fokus Pemerintah Pada Semester Kedua

’’Penyerapan belanja yang meningkat mengakibatkan uang muncul dan bergulir di masyarakat,’’ jelasnya.
Pada semester pertama lalu, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 893,3 triliun. Transfer ke daerah sebesar Rp 394,8 triliun.
Chief Economist Skha Institute Eric Alexander Sugandi menilai pertumbuhan ekonomi pada semester kedua berpotensi terakselerasi berkat belanja pemerintah.
Proyek pemerintah memang menggunakan sistem reimbursement ke kontraktor yang direalisasikan pada semester kedua.
’’Selain itu, kementerian dan lembaga serta pemda biasanya menggenjot penyerapan anggaran pada semester kedua, khususnya di triwulan IV,’’ ujarnya.
Disinsentif berupa pemotongan anggaran bagi kementerian dan lembaga yang lambat menyerap anggaran juga dinilai efektif memicu percepatan belanja pemerintah pada semester ini.
Meski begitu, Eric menilai ada risiko dari sisi penerimaan negara.
Jika penerimaan seret, bukan tidak mungkin penyelesaian proyek-proyek terpaksa ditunda pada tahun depan.
Pertumbuhan ekonomi pada semester pertama 2017 terhambat minimnya penyerapan belanja pemerintah dan tingginya inflasi akibat kebijakan (administered
- Versi IndoStrategi, Abdul Mu'ti Jadi Menteri dengan Nilai Performa Tertinggi
- Jurus Bea Cukai Parepare Dorong Laju Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah
- Pemerintah Optimistis Penguatan Ekonomi Syariah Mendongkrak Target Pertumbuhan 8% di 2029
- Perputaran Uang Judol Capai Rp1.200 Triliun, DPR: Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
- Kinerja 2024 Moncer, Jasindo Perkuat Peran Pertumbuhan Ekonomi Nasional & Literasi Asuransi
- Siasat Sri Mulyani untuk Meredam Tarif Resiprokal Amerika Serikat