5 Sekolah Dasar di Kota Bekasi Digabungkan

5 Sekolah Dasar di Kota Bekasi Digabungkan
Suasana murid SD sedang mengikuti proses belajar mengajar di kelas. Foto ilustrasi: batampos/jpg

jpnn.com, BEKASI - Sebanyak lima Sekolah Dasar Negeri (SDN) di empat Kecamatan Kota Bekasi telah dimerger Dinas Pendidikan, Rabu (13/9).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Krisman Irwandi menjelaskan, setelah melalui proses panjang dari tahun ke tahun, sejumlah sekolah yang memiliki siswa kurang dari 110 akhirnya berhasil dimerger.

“Setelah melalui kajian-kajian dari segala aspek, maka penggabungan atau merger ini sudah rampung diselesaikan. Ini untuk efektifas anggaran dan efektifas kinerja guru, kepala sekolah dan warga sekolah. Harusnya ada 6 SD, tapi yang satu masih dalam tahap kajian kembali,” ujar Krisman kepada GoBekasi.

Secara teknis, menurut Krisman, penggabungan sekolah di Kecamatan Medansatria, Jatisampurna, Bekasi Timur dan Rawalumbu tersebut tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) karena enam sekolah yang dimerger berada dalam komplek yang sama atau se-area.

“Teknis setelah penggabungan ini, murid di sekolah yang sedikit akan digabungkan ke induknya, aset sekolah pun demikian seperti gedung dan SDM atau guru-guru. Tidak akan mengangggu karena mereka ini berada di satu komplek, jadi tinggal diatur kelas atau ruang belajarnya saja. Kepala sekolah akan digunakan kepsek yang di induk, kepsek di sekolah yang digabung akan dirotasi mengisi kekosongan di sejumlah sekolah yang kosong Kepseknya,” papar Krisman.

Setelah ini lanjut dia, pihaknya akan menguatkan penggabungan sekolah melalui Peraturan Walikota (Perwal).

“Setelah tahapan ini, akan dilanjutkan dengan tahapan pengusulan melalui Perwal. Kami harapkan bisa berjalan lancar,” tandasnya.(une/gob)


Setelah melalui kajian-kajian dari segala aspek, maka penggabungan atau merger ini sudah rampung diselesaikan.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News