907 Kasus Difteri, 44 Meninggal Dunia

907 Kasus Difteri, 44 Meninggal Dunia
Imunisasi. Ilustrasi Foto: Jawa Pos Group/dok.JPNN.com

”Beberapa fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta telah siap untuk memberikan pelayanan imunisasi difteri kepada orang dewasa dengan pembayaran yang bervariasi jumlahnya,” ujarnya.

Walaupun sudah divaksinasi, bukan berarti kebal 100 persen. Ahli imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Iris Rengganis, SpPD-KAI menuturkan jika menjaga pola hidup dan mengurangi kontak dengan penyandang difteri adalah salah satu cara mengurangi peluang tertular.

”Kalau untuk vaksin, dua minggu baru terbentuk imunitas dalam tubuh. Jadi tidak heran kalau ada kasus yang setelah divaksin masih tertular,” bebernya. (lyn)

 


Kemenkes sudah menemukan 907 kasus difteri, di mana 44 di antaranya meninggal dunia.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News