JPNN.com

Ada Lockdown Ketat Lagi di Australia, Begini Respons Warga Asal Indonesia

Kamis, 19 November 2020 – 23:21 WIB
Ada Lockdown Ketat Lagi di Australia, Begini Respons Warga Asal Indonesia - JPNN.com
Lebih dari 20.000 tes COVID-19 dilakukan di Adelaide dalam dua hari terakhir dan tak ditemukan adanya kasus baru. Ibukota Australia Selatan ini menerapkan lockdown yang ketat selama enam hari sejak Kamis (19/11/2020). (ABC News: Michael Clements)

Pemerintah negara bagian Australia Selatan menerapkan lockdown paling ketat yang pernah dilakukan terkait pandemi COVID-19 terhitung sejak hari Kamis (19/11/2020). Bagaimana kondisi warga asal Indonesia di sana?

Menteri Utama (Premier) Australia Selatan Steven Marshall menetapkan lockdown akan berlaku selama enam hari sebagai "rem" untuk menghentikan gelombang kedua penyebaran virus corona yang bermula dari klaster di wilayah Adelaide utara.

Hanya supermarket, penjual minuman, layanan kesehatan, pompa bensin serta tempat penitipan anak dan sekolah bagi keluarga pekerja esensial yang kini diperbolehkan buka.

Warga dilarang keluar rumah dan hanya satu orang dari setiap rumah tangga yang boleh pergi belanja.

Acara pernikahan dan pemakaman sama sekali tak diizinkan.

Lockdown yang diterapkan Australia Selatan lebih ketat daripada yang berlaku selama berbulan-bulan di Melbourne, namun penggunaan masker hanya dianjurkan, tidak diwajibkan seperti di Melbourne.

Supermarket di Adelaide diperbolehkan buka selam 24 jam pada hari biasa dan sampai jam 9 malam pada akhir pekan selama 14 hari ke depan.

Pihak berwenang telah melakukan tes COVID-19 (secara gratis) kepada lebih dari 20 ribu warga dalam 48 jam terakhir.

Premier Steven Marshall mengatakan meski tak ditemukan adanya kasus baru pada hari pertama lockdown, namun diperkirakan sekitar 1.000 warga Australia Selatan kini menjadi orang tanpa gejala.

Sumber ABC Indonesia

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
1