Akbar Tak Yakin Harta Bos First Travel Cukup Untuk Ganti Rugi

Akbar Tak Yakin Harta Bos First Travel Cukup Untuk Ganti Rugi
Pasangan suami istri pemilik First Travel, Andika Surachman (kanan) dan Anniesa Desvitasari Hasibuan yang menjadi tersangka kasus penipuan terhadap ribuan calon jemaah umrah. Foto: Dhimas Ginanjar/JPG

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Akbar Faizal mengatakan, tidak mudah bagi pemilik First Travel untuk mengembalikan uang puluhan ribu orang yang menjadi korban kasus penipuan berkedok perjalanan umrah oleh agen perjalanan tersebut.

Bareskrim Polri sudah menyita sejumlah aset punya pemilik First Travel.

Namun, menurut Akbar, aset tersebut tidak akan cukup untuk mengembalikan dana korban First Travel.

“Saya tidak yakin si pemiliknya itu, hartanya cukup untuk mengembalikan. Kan udah dipakai pergi pameran peragaan busana di New York dan bikin rumah kayak istana,” kata Akbar di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Senin (28/8).

Akbar menyatakan, Komisi III DPR bakal mengawal kasus dugaan penipuan First Travel.

Pasalnya, masyarakat yang menjadi korban telah melapor ke DPR.

“Mereka melapor rata-rata meminta supaya uang pulang,” ucap politikus Nasdem tersebut.

Akbar mengatakan, proses pengawasan dilakukan dengan cara memantau perjalanan kasus dugaan penipuan oleh First Travel yang ditangani Bareskrim Polri.

Anggota Komisi III DPR Akbar Faizal mengatakan, tidak mudah bagi pemilik First Travel untuk mengembalikan uang puluhan ribu orang yang menjadi korban

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News