AKBP Mochamad Rifai: Kami Tidak Akan Segan Memproses Setiap Aksi Premanisme

AKBP Mochamad Rifai: Kami Tidak Akan Segan Memproses Setiap Aksi Premanisme
Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai Foto: Antara/Ahmad Fikri

jpnn.com, CIANJUR - Polres Cianjur, Jawa Barat, menerjunkan tim ke sejumlah lokasi yang selama ini rawan terjadi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, termasuk di kawasan objek wisata.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai mengatakan selama akhir pekan, pihaknya menempatkan tim di objek wisata yang dinilai rawan terjadi aksi premanisme terutama pungli, meski hingga Minggu, belum ada seorang pun yang terjaring dari sejumlah lokasi tempat dilakukannya penyisiran termasuk di pasar dan terminal Cianjur.

"Operasi dilakukan di kawasan terminal, pasar, hingga tempat wisata yang banyak terdapat di Cianjur. Tim sudah terbentuk sejak beberapa hari lalu dan langsung menyisir sejumlah lokasi yang menjadi sasaran," kata Mochamad Rifai, Minggu (13/6).

Rifai mengatakan pihaknya tetap akan menggelar operasi di sejumlah objek vital, sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga dan wisatawan yang berkunjung ke Cianjur.

"Kami tidak akan segan untuk memproses setiap aksi premanisme atau pungli yang ditemukan tim atau berdasarkan laporan warga dan wisatawan," katanya.

Dia menambahkan, mereka yang terjaring akan mendapatkan pembinaan dan proses hukum terhadap pelaku pungli karena sudah melakukan tindakan kriminal yang dapat meresahkan warga atau wisatawan.

Pihaknya juga mengimbau bagi warga yang merasa diresahkan dan melihat aksi premanisme dan pungli di wilayah hukum Cianjur, dapat melaporkan ke aparat setempat atau langsung ke Mapolres Cianjur, agar dapat langsung ditindak tim.

"Kami mengimbau warga untuk berperan aktif untuk melaporkan setiap aksi premanisme dan pungli yang terjadi di lingkungannya masing-masing, agar segera kami lakukan tindakan," katanya. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Polisi makin gencar memburu aksi premanisme atau pungutan liar (pungli) jalanan.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News