Akhir Karier Messi di Barca, Memicu Pertarungan Hukum?

Akhir Karier Messi di Barca, Memicu Pertarungan Hukum?
Foto arsip 4 Agustus 2019 ketika pemain Barcelona Lionel Messi melambaikan tangan sebelum laga persahabatan melawan Arsenal di Camp Nou, Barcelona.(AFP/JOSEP LAGO)

Seorang jurnalis Brasil yang berbasis di Barcelona juga mengatakan Messi ingin bermain di bawah asuhan mantan pelatih Barcelona tersebut.

Barcelona belum menyampaikan reaksi resmi, namun diyakini klausul jual Messi telah berakhir Juni dan Messi tetap terikat kontrak hingga akhir musim 2021.

"Prinsipnya, klausul ini habis pada 10 Juni, tetapi sifat tidak biasa musim ini yang diganggu oleh virus corona membuka jalan bagi Messi untuk meminta dilepaskan dari kontraknya saat ini," tulis harian olahraga Spanyol Marca.

"Ini adalah langkah pertama untuk membuka negosiasi atas kepergiannya, yang berdasarkan klausul pembebasannya berjumlah 700 juta euro (Rp12,1 triliun)."

Messi bergabung dengan akademi muda Barcelona sejak usia 13 tahun dan melakukan debut senior pada 2004 saat berusia 17 tahun, sebelum mencetak rekor gol terbanyak sepanjang masa klub ini dengan 634 gol.

Namun, masa depannya di Barca sangat diragukan menyusul kekalahan 2-8 dari Bayern.

Ini pertama kalinya Barca kebobolan delapan gol dalam satu pertandingan sejak kalah 0-8 melawan Sevilla pada Piala Spanyol 1946.

Kekalahan itu memicu perubahan drastis.

Karier Messi di Barcelona diperkirakan akan segera berakhir, menyusul surat pemain asal Argentina itu untuk manajemen Barca. Mungkinkah bakal memicu pertarungan hukum?

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News