Alhamdulillah...Tersambar Petir Tidak Tewas

Alhamdulillah...Tersambar Petir Tidak Tewas
Alhamdulillah...Tersambar Petir Tidak Tewas
"Sebab para korban waktu kejadian berteduh di gubuk beratapkan seng dan di bawah pohon yang paling tinggi, supaya tidak terjadi kejadian serupa," ujarnya. 

Tragedi petir maut di Pangalengan berawal ketika kelima petani kopi berteduh di sebuah saung beratapkan seng saat terjadi hujan yang disertai petir. Para korban menganggap saung sebagai tempat aman. Padahal, saung beratapkan seng yang mengandung almunium dapat menghantarkan listrik atau petir.

Akibat kejadian tersebut, dua korban tewas seketika dan tiga korban mengalami luka bakar serius. (yul)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News