Ambulans Tidak Muat, Wanita Tergemuk Kalteng Diangkut Pikap

Ambulans Tidak Muat, Wanita Tergemuk Kalteng Diangkut Pikap
OBESITAS: Tiwi Wati memperlihatkan foto dirinya saat masih langsing.(DODI/RADAR PALANGKA) Tiwi Wati memperlihatkan foto dirinya saat masih langsing. Foto: Dodi/Radar Palangka/JPNN

Hal itulah yang membuat pihaknya bekerja sama dengan enam dokter dari Bali.

Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi untuk melakukan evakuasi ke rumah sakit.

”Kami pikirkan ruangannya agar pasien bisa dioperasi. Kami sudah siapkan spesialis ruangan tersendiri,” ujar Theodorus sebagaimana dilansir laman Prokal, Jumat (11/1).

Theodorus menambahkan, pihaknya akan meminta izin pihak keluarga untuk menjebol dinding rumah Wati.

”Kalau sudah dijebol, urusan Dinsos menggantinya,” kata Theodorus.

Theodorus menegaskan, penanganan tidak akan mudah. Pasalnya, Wati sudah tidak beraktivitas dalam waktu lama.

“Operasi itu berupa operasi bariatrik, teknik operasi pengecilan dan bypass lambung untuk menurunkan berat badan akibat obesitas,” jelas Theodorus.

Theodorus optimistis berat badan Wati turun. Setelah operasi, Wati harus mengonsumsi multivitamin dalam kurun waktu panjang.

Titi Wati yang merupakan wanita tergemuk di Kalimantan Tengah dengan bobot mencapai 350 kilogram dibawa ke RSUD Doris Slyvanus, Palangka Raya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News