Anak Buruh Bangunan di Bantul Lolos Seleksi Bintara Polri, Orang Tua Berharap Begini

Anak Buruh Bangunan di Bantul Lolos Seleksi Bintara Polri, Orang Tua Berharap Begini
Kedua orang tua David Luky Hermawan menunjukkan foto putranya ketika kecil, yang saat ini lolos seleksi anggota Bintara Polri dan sedang menempuh pendidikan di SPN Selopamioro, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)

"Jadi, anaknya yang langsung disentuh dan alhamdulillah lolos menjadi anggota polisi Bintara. Memang di kepolisian itu ada bermacam-macam pendaftaran, ada ke Bintara, Tamtama, ke Akpol, dan dari SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)," katanya.

Dia juga memastikan proses perekrutan anggota Polri tidak dipungut biaya, sehingga apabila masih ada anggapan masyarakat bahwa untuk masuk menjadi polisi harus mengeluarkan uang itu tidaklah benar, melainkan yang harus dipersiapkan adalah persyaratan yang dibutuhkan.

"Kita menggunakan sistem BETAH, dan ini yang harus diyakini bahwa daftar polisi tidak menggunakan uang, kalau berniat persiapkan saja apa yang jadi persyaratan untuk menjadi anggota polisi, beberapa tahapan tes yang harus dilalui baik itu secara jasmani, akademik dan lain lain," katanya.

Dia mengatakan segala persyaratan menjadi anggota polisi yang sudah diinformasikan melalui berbagai media maupun internet itu agar disiapkan saja apabila tertarik, dan kalau yang bersangkutan mampu pasti bisa lolos seleksi.

"Hanya saja ada oknum-oknum yang gunakan kesempatan ini, di mana pun saya kira ada (oknum), maka pintar-pintarlah untuk meyakinkan diri kita bahwa kita mampu sehingga tidak terkecoh oleh orang orang yang menawarkan tidak penting," pungkas AKBP Verena. (antara/jpnn)

Anak seorang buruh bangunan di Bantul DIY lolos seleksi Bintara Polri. Orang tuanya pun berharap dan mendoakan yang terbaik buat anaknya itu. 


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News