Angka Kehamilan Naik di Tengah Pandemi, Nih Datanya

Angka Kehamilan Naik di Tengah Pandemi, Nih Datanya
Pandemi COVID-19 di Indonesia berpotensi menambah angka kehamilan. Merujuk pada data akseptor KB, diperkirakan ada tambahan sampai 450.000 Ibu Hamil. (Tatina Vdb - Flickr Creative Commons)

Usia pernikahan Eustachia Retno dan Emmanuel Ricky baru genap sebulan. Pasangan ini baru melangsungkan pernikahannya 18 April 2020 lalu di Serang, Banten, dalam keterbatasan karena COVID-19.

Satu-satunya yang tidak berubah dari rencana Retno adalah tanggal pernikahan. Sisanya terpaksa menyesuaikan kondisi pandemi.

Mengikuti peraturan pemerintah, pernikahan Retno dan Ricky hanya dilangsungkan di gereja, dan dihadiri 12 orang, termasuk petugas.

COVID-19 juga tidak sepenuhnya mengubah rencana pasangan muda ini. Retno mengaku tidak menunda keinginan untuk mempunyai anak, meski dalam situasi pandemi.

Angka Kehamilan Naik di Tengah Pandemi, Nih Datanya Photo: Eustachia Retno (25) dan Emmanuel Ricky (26) tidak menunda rencana memiliki anak saat menikah 18 April 2020 lalu. (Supplied: Eustachia Retno.)

 

"Saya dan suami tidak memiliki keinginan untuk menunda. Dan kebetulan saat ini saya posisinya sudah telat juga … sudah telat sekitar 10 hari," kata Retno kepada Hellena Souisa dari ABC News.

Namun, Retno belum juga berani memeriksakan kandungannya karena khawatir akan penyebaran COVID-19 di Indonesia.

"Dokter yang bagus biasanya praktik di rumah sakit. Kalau ke rumah sakit, saya waswas. Jadi sekarang saya masih mencari-cari dokter yang buka praktik di rumah."

COVID-19 juga tidak sepenuhnya mengubah rencana pasangan muda ini. Retno mengaku tidak menunda keinginan untuk mempunyai anak, meski dalam situasi pandemi.

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News