Anies Sebut Anak Muda Harus Membawa Kebaruan dan Berprores, Tidak Instan

Anies Sebut Anak Muda Harus Membawa Kebaruan dan Berprores, Tidak Instan
Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di panggung Restorasi Indonesia. Foto: Tim Media AMIN

jpnn.com, JAKARTA - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan bahwa anak muda harus datang membawa gagasan kebaruan. 

“Kalau dia tidak membawa kebaruan, maka dia tidak lagi muda,” kata Anies dalam acara RE-Solusi Indonesia di Tennis Indoor, GBK, Jumat (5/1).

Anak muda, menurut Anies, tumbuh berkembang dengan proses. “Tidak dadakan, tidak instan. Maksudnya kalau buah itu matangnya di pohon,” katanya.

Dia menyampaikan bahwa Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni tidak mendadak keadaannya langsung seperti sekarang ini.

Ketua Komisi III DPR-RI itu katanya juga melalui proses yang tidak sederhana. Roni kata Anies tumbuh besar dengan segala tantangan di kampung sederhana di wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Anies menegaskan bahwa Roni bukan besar karena mendapat warisan orang tua.

“Dia besar karena apa yang dia kerjakan sendiri. Dia bukan ahli waris siapa pun. Dan dia juga tidak membawa nama siapa pun dan juga bukan membawa pamannya untuk dibawa ke atas,” tutur Anies.

Apa yang dilakukan Roni menurut Anies patut dijadikan contoh. Ke depan kata dia ketika dsekarang disebut sebagai salah satu anak muda generasi baru ini bukan dadakan.

Capres Anies Baswedan menilai orang-orang tanpa gagasan kebaruan tidak layak disebut muda

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News