Kamis, 23 Mei 2019 – 21:52 WIB

Ansor Siap Kerahkan Jutaan Banser untuk Rabu Putih saat Coblosan Pemilu 2019

Rabu, 27 Maret 2019 – 19:29 WIB
Ansor Siap Kerahkan Jutaan Banser untuk Rabu Putih saat Coblosan Pemilu 2019 - JPNN.COM

jpnn.com, WONOSOBO - Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang membawahi Barisan Ansor Serba Guna (Banser) siap mengerahkan 4 juta anggotanya untuk mengawal masyarakat mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2019. Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU) itu telah meluncurkan gerakan bertitel Rabu Putih guna mengawal pemilih agar aman saat mencoblos pada Rabu (17/4) mendatang.

Gus Yaqut -panggilan kondangnya- menyatakan, Rabu Putih sebagai respons atas kekhawatiran tentang isu yang merebak di masyarakat mengenai hoaks, intimidasi dan ujaran kebencian jelang pencoblosan, terutama kepada pendukung duet Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (Jokowi - Ma’ruf).

"Karena orang menjadi khawatir, menjadi takut termakan oleh hoaks dan ujaran-ujaran kebencian itu sehingga mereka memilih tidak berangkat ke TPS daripada menimbulkan persoalan baru," kata dia saat mendampingi kampanye KH Ma'ruf Amin di Wonosobo, Jawa Tengah, Selasa (27/3).

Baca juga: Azan Berkumandang di Wonosobo, Kiai Ma'ruf Hentikan Pidato

Putra ulama kondang asal Rembang (Alm) KH M Cholil Bisri itu mengaku sudah punya beberapa konsep untuk Rabu Putih. Dia menekankan akan mengerahkan 4,7 juta kadernya terutama di Pulau Jawa. 

"Sebagian kami akan fungsikan mereka sebagai tenaga pembantu pengamanan," tambah dia. Baca juga: PCNU Wonosobo Gelar Harlah, Kiai Ma'ruf Berpesan ke Nahdiyin soal 3 Ukhuwah

Nantinya, lanjut Gus Yaqut, para anggota Banser akan ditempatkan di sejumlah titik TPS yang berpotensi rawan akan intimidasi. Selain itu, Gus Yaqut juga akan mengerahkan Banser mengajak pemilih mendatangi TPS untuk mencoblos.

"Jadi kami akan kerahkan sebanyak mungkin kader dan masyarakat agar berangkat ke TPS. Tujuannya (agar) angka golput ini minimal. Bagi kami semua warga negara ini harus terlibat dalam proses memilih pemimpin bangsa," tegas legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.(tan/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar