Apresiasi Cara BUMDesa Ini Kelola Lapak UMKM, Gus Halim: Bagus dan Harus Diviralkan!

jpnn.com, MAGELANG - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyampaikan apresiasi kepada BUMDesa Mekar Sembada Mulya yang menerapkan UMKM dengan sistem komunal.
Setiap lapak disediakan untuk 10 kepala keluarga (KK) dengan waktu jaga yang ditentukan dan penghasilan dibagi rata.
"Ada hal inovatif dan betul-betul kearifan lokal, tapi bisa direplikasi oleh tempat lain, yaitu pengelolaan usaha lapak UMKM dengan sistem komunal. Ini bagus dan harus diviralkan," kata Gus Halim yang akrab disapa saat kunjungan kerja BUM Desa Mekar Sembada Mulya Desa Wonolelo Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/4).
Menurut Gus Halim, sistem komunal artinya satu tempat dikelola oleh 10 KK yang setiap bulan penghasilan bersihnya dibagi rata.
Setiap KK berkesempatan untuk berdagang memanfaatkan lapak itu 8 hari secara merata.
"Sehingga siapapun hari apapun pengunjung dalam keadaan apapun enggak ada masalah, sama-sama menguntungkan," jelasnya.
Gus Halim mengatakan sistem komunal sangat erat dengan budaya desa, yakni kerukunan.
Dia pun ingin hal ini menjadi viral dan dikenal masyarakat lain.
Gus Halim menilai cara BUMDes Mekar Sembada Mulya yang menerapkan UMKM dengan sistem komunal bagus dan harus diviralkan agar lebih dikenal masyarakat
- Promosikan Hasil Riset GRS BPDP, AII: Bisa Dihilirisasi Petani dan UMKM
- Telkom Siap Gelar Digiland 2025 Seusai dapat Dukungan dari Gubernur DKI Jakarta
- Mantap! 2 UMKM Binaan Bea Cukai Nunukan Sukses Ekspor Produknya ke Malaysia
- Tumbuh Berkelanjutan, Bank Raya Kembali Bukukan Kinerja Keuangan Positif
- Bea Cukai Dukung UMKM di Bekasi dan Makassar Tembus Pasar Ekspor Lewat Kegiatan Ini
- Jurus Bea Cukai Parepare Dorong Laju Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah