Arema FC Peringkat Delapan, Aji Santoso Mulai Digoyang

Arema FC Peringkat Delapan, Aji Santoso Mulai Digoyang
Pelatih Arema Fc Aji Santoso memberikan instruksi pemainnya dari pinggir lapangan. Foto: TAWAKKAL/FAJAR/JPNN

Ruddy menyatakan, manajemen tidak ingin membuat keputusan gegabah dengan memberhentikan pelatih di tengah jalan.

Sebab, tidak ada jaminan, pelatih pengganti bisa membawa Arema FC lebih baik. Apalagi, siapa pun pelatih penggantinya, pasti tak punya banyak waktu untuk membangun tim.

Selain itu, andaikan manajemen memberhentikan Aji sekarang, ada konsekuensi finansial yang mesti mereka tanggung.

Di antaranya kewajiban memberikan pesangon yang bisa jadi membebani keuangan klub. ”Karena itu, kami lihat untuk beberapa pertandingan selanjutnya. Kami pantau terus tim ini,” ujar Ruddy.

Hal yang sama juga berlaku untuk Juan Pablo Pino Puello. Manajemen masih ingin memberikan kesempatan kepada Pino untuk menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang dilabeli marquee player.

Bersama Arema FC, Pino hanya tampil dalam lima pertandingan. Dari lima laga itu, hanya sekali dia tampil penuh 90 menit. Yakni saat menghadapi Madura United di Stadion Kanjuruhan, 14 Mei lalu.

Ruddy menilai, Pino belum tune-in karena terkendala bahasa. Eks pemain AS Monaco itu hanya menguasai bahasa Spanyol dan Prancis.

Karena itu, manajemen punya rencana mendatangkan penerjemah agar komunikasi Pino dengan pemain lainnya bisa lebih lancar.

Pelatih Arema FC Aji Santoso langsung disorot kinerjanya pascakegagalan tim berjuluk Singo Edan itu meraup poin pada sejumlah laga penting.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News